Begini Tampilan Labirin Tertua di Dunia

Foto rekaan komputer penampilan labirin tertua di Mesir (sumber: ancient-origin.net)
Foto rekaan komputer penampilan labirin tertua di Mesir (sumber: ancient-origin.net)

Sementara, labirin terkenal lainnya ada di pulau Kreta, mediterania. Bagian pusat Labirin Kreta dihuni oleh Minotaur, makhluk mitos separuh manusia–separuh banteng, yang akan memangsa siapa saja yang berhasil sampai ke pusat labirin. 

Begini Tampilan Labirin Tertua di Dunia
Foto yang diduga gerbang masuk ke labirin Mesir digambar oleh Paul Lucas pada tahun 1700-an (sumber: unmuseum.org)

Minotaur ini akhirnya berhasil dikalahkan oleh Thesesus anak raja Aegeus, setelah menghabisi Minotour, Thesesus berhasil keluar dari labirin dengan mengikuti utas tali yang dia siapkan sepanjang jalur labirin.

Labirin lalu berkembang pesat di berbagai penjuru dunia, jalurnya yang berbelok dan gelap menjadi alat yang ampuh untuk mengusir orang yang berniat jahat. 

Jalan masuk ke suatu pemukiman kuno di Eropa Utara harus melalui sebuah labirin pendek yang cukup untuk membuat penyerang bingung, dan memberi waktu bagi penduduk untuk bersiap dan mempertahankan diri. Hal yang sama ditemukan di berbagai pemukiman kuno di Eropa dan benua Amerika.

loading...

Kemudian labirin berkembang menjadi maze. Jika labirin hanya memiliki satu jalur panjang berliku namun pasti sampai ke pusat tujuan, maka maze memiliki jalur bercabang yang menyediakan banyak jalur yang berakhir ke jalan buntu. Hanya satu jalur yang akan membawa orang menuju ke pusat maze.

Maze seperti ini pertama kali dicatat oleh Pliny, seorang komandan militer merangkap filsuf dan penulis yang berasal Italia yang meninggal pada tahun 79. Dia mengutip penulis bernama Varro yang hidup 100 tahun sebelum dirinya mengenai sebuah maze di bawah tanah pada makam seorang jenderal bangsa Etruskan bernama Lars Porsena. 

Pliny juga menyebutkan bahwa maze di Eropa yang dibuat untuk menghibur anak-anak tidak dapat dibandingkan dengan skala labirin di Mesir. Mengindikasikan bahwa labirin Mesir memang ada, dan maze juga sudah berkembang di Eropa Selatan di masa dia hidup, 1950 tahun yang lalu.


Reporter : Robby Sunata

Redaktur : Linda Teti Cordina

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Dear Diary Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING