Blitar Kembali Gelar Seni Kolosal Purnama Seruling Penataran

Purnama Seruling Penataran 2018 (foto: Dewan Kesenian Blitar)
Purnama Seruling Penataran 2018 (foto: Dewan Kesenian Blitar)

GenPI.co— Dewan Kesenian Kabupaten Blitar kembali menyelenggarakan pehelatan Purnama Seruling Penataran pada Selasa (16/7/2019), di teras Candi Palah yang lokasinya berada di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Blitar Wima Brahmantya mengatakan kali ini akan menyajikan serangkaian kesenian yang berasal dari dalam dan luar negeri. 

Baca juga:

Mengintip Sakralnya Prosesi Pernikahan Kopi di Blitar

Pantai Serit Blitar Tempat Raja Majapahit Bertapa, Benarkah?

“Pagelaran Purnama Seruling Penataran tahun ini kembali menampilkan seniman lokal Blitar, nusantara dan mancanegara dari Meksiko dan Spanyol,” kata Wima, Jumlat (12/7/2019)

Purnama Seruling Penataran yang pada tahun ini bertemakan "Persaudaraan dan Perdamaian Dunia", akan dimulai pada pukul 18.00 WIB, Selasa, 16 Juli 2019.

Adapun kesenian yang akan ditampilkan antara lain Jaranan Pegon Blitar, Barong dari Sanggar Mega Mendung, Barongsai dan Liong Klenteng Poo An Kiong.

Buka cuma itu, juga ada penampilan Rodrigo Parejo asal Spanyol serta Yuliana Meneses Orduno dari Meksiko. Keduanya akan menyemarakkan pementasan ini dengan kesenian dari negaranya.

Sebagai puncak acara akan disajikan sendratari kolosal berdasarkan relief yang terdapat pada pendopo teras Candi Palah dengan judul Bubhuksah dan Gagang Aking.  

"Sendratari ini bercerita tentang perjalanan spiritual dua anak manusia hingga mencapai nirwana," ujar Wima.

Uniknya mereka tampil dengan latar belakang Candi Palah atau Candi Penataran dan juga tepat ketika bulan purnama tengah bersinar terang dilangit Kota Patria.

Berminat menyaksikan pagelaran seni ini, kamu bisa mendapatkan tiketnya yang telah dijual secara online lewat laman purnamaserulingpenataran.com dengan harga tiket mulai dari Rp25.000 hingga Rp125.000 per orang.


Tonton juga video ini:


Redaktur : Linda Teti Cordina

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Hafid Arsyid
Reporter
Hafid Arsyid

KULINER