Ada Baju Wolimomo di Cross-Culture Exchange Meeting Jepang

Indri Afriani Yasin dan sepasang mahasiswa Ehime yang mengenakan baju adat Gorontalo Wolimomo di Kota Matsuyama Jepang (foto: Istimewa)
Indri Afriani Yasin dan sepasang mahasiswa Ehime yang mengenakan baju adat Gorontalo Wolimomo di Kota Matsuyama Jepang (foto: Istimewa)

Matsuyama dikenal dengan sejumlah destinasi wisatanya, termasuk sumber air panas, kota ini juga untuk menyediakan layanan masyarakat dalam menghadapi transformasi gaya kerja.

Indri yang sudah lama menetap di Jepang menjelaskan  Matsuyama merupakan kota yang menyediakan pelatihan dan dukungan pencarian kerja bagi perempuan yang memiliki anak, serta orang tua tunggal.

Kota ini juga dikenal sebagai tempat yang ditinggal masyarakat kreatif untuk menciptakan peluang bagi orang-orang untuk bekerja di rumah. Hal ini membantu pengembangan sumber daya manusia yang beragam, yang berkontribusi pada penyelesaian kekurangan tenaga kerja di sektor usaha kecil dan menengah.

Sejak dini hari Pemerintah Kota Matsuyama sudah menyemarakkan dengan beragam kegiatan. Cross-Culture Exchange Meeting ini melibatkan masyarakat Indonesia, bersama dengan masyarakat negara lain yang tinggal di Ehime. Mereka diberi kesempatan untuk memperkenalkan musik dan baju daerah masing-masing. Dan salah satu baju yang ikut ditampilkan adalah baju daerah Gorontalo.

“Baju Wolimomo ini adalah hadiah istimewa dari Pemerintah Kabupaten Bone Bolango beberapa tahun lalu. Alhamdulillah bisa mengenalkan daerah kami kepada masyarakat internasional di Jepang,” tutur Indri.

ADVERTISEMENT


Tonton juga video ini:



Redaktur : Linda Teti Cordina

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Dear Diary Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING