Ada Baju Wolimomo di Cross-Culture Exchange Meeting Jepang

Indri Afriani Yasin dan sepasang mahasiswa Ehime yang mengenakan baju adat Gorontalo Wolimomo di Kota Matsuyama Jepang (foto: Istimewa)
Indri Afriani Yasin dan sepasang mahasiswa Ehime yang mengenakan baju adat Gorontalo Wolimomo di Kota Matsuyama Jepang (foto: Istimewa)

GenPI.co— Wolimomo, baju adat tradisional masyarakat Gorontalo mendadak menjadi perbincangan pengunjung Cross-Culture Exchange Meeting di Kota Matsuyama, Jepang.

Sepasang mahasiswa Universitas Ehime mengenakan baju adat ini di panggung acara pada akhir Juni 2019, dan pengunjung mengemukakan banyak pertanyaan terkait Wolimomo pada  penerjemah, Indri Afriani Yasin.

Baca juga:

Manajemen Sari Ater Diajak Berinvestasi Pariwisata di Gorontalo

Wuiih, di Gorontalo Bisa Tukar Sampah dengan Emas Batangan Loh!

ADVERTISEMENT

Dengan bahasa Jepang yang lancar, Indri yang merupakan mahasiswa S3 di Jepang ini menjelaskan secara detail baju Wolimomo kepada pengunjung Cross-Culture Exchange Meeting.

Cross-Culture Exchange Meeting digelar oleh Pemerintah Ehime untuk menyambut pertemuan G20 Labour and Employment Minister’s Meeting di Matsuyama – Ehime  yang akan dilaksanakan pada September 2019.

“Kami mengenalkan budaya Gorontalo sambil mempromosikan pariwisatanya, kebetulan kami memiliki koleksi baju adat,” kata Indri yang berasal dari Gorontalo, Sabtu (13/7/2019).


Redaktur : Linda Teti Cordina

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Millennial Of The Week Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING