Mancing Begal Keluar, Polisi Nyamar Jadi Emak-Emak Kerudungan

Polisi rela nyamar jadi emak-emak demi memancing geng begal beraksi untuk diperangkap, di Medan. (Sumber foto: Antara Sumut/Istimewa)
Polisi rela nyamar jadi emak-emak demi memancing geng begal beraksi untuk diperangkap, di Medan. (Sumber foto: Antara Sumut/Istimewa)

GenPI.co — Polisi nyamar jadi emak-emak demi memancing geng begal keluar dari sarangnya. Polisi dari Tim Pegasus Polsek Medan Timur ini pun berhasil membuat pelaku begal beraksi dan terperangkap.

Seperti penangkapan tiga orang yang diduga komplotan begal di Jalan Perkebunan Pulau Brayan, Medan Perjuangan. Personel Polsek Medan Timur harus menyamar sebagai 'emak-emak' untuk mengungkap komplotan begal dan menangkap para pelakunya.

Penyamaran tersebut dilakukan setelah mempelajari cara main para pelaku yang kerap menargerkan korban perempuan. Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin pada Rabu, mengatakan bahwa setalah mendapat laporan korban tim Pegasus Polsek Medan Timur melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. 

Namun setelah beberapa hari tim belum berhasil mengidentifikasi para pelaku. "Saya dan Tim Pegasus berpikir keras mencari cara untuk memancing para pelaku keluar dari persembunyiannya," katanya.

Atas kerjasama yang baik, katanya, tim Pegasus berhasil meringkus para pelaku. "Kita akhirnya mendapat ide untuk melakukan penyamaran dengan berperan sebagai emak-emak. Personel kita kenakan pakaian daster dan jilbab," ungkapnya.

Setelah dipastikan tidak aman dalam penyamaran tersebut, lanjut Arifin, tim bergerak ke lokasi para pelaku melancarkan aksinya.

Setibanya di lokasi, personel yang menyamar berpura-pura lalu lalang dengan dipantau tim yang lain dari kejauhan.


"Ternyata kerja keras dan rencana matang ini, membuahkan hasil. Komplotan begal keluar dan berusaha untuk membegal personel yang menyamar," jelasnya.


Redaktur : Maulin Nastria

RELATED NEWS