Sampaikan 2 Tuntutan, Massa Demo di Papua Segera Membubarkan Diri

Kapolda Papua Barat Brigjen Herry Rudolf Nahak menjamin 2 tuntutan warga Papua. Massa pun membubarkan diri (Foto : Istimewa)
Kapolda Papua Barat Brigjen Herry Rudolf Nahak menjamin 2 tuntutan warga Papua. Massa pun membubarkan diri (Foto : Istimewa)

GenPI.co - Kondisi di Manokwari, Papua Barat kini sudah berangsur-angsur kondusif. Massa yang berdemonstrasi sudah membubarkan diri setelah mendapatkan jaminan atas 2 tuntutan. Pertama, mereka meminta jaminan keamanan mahasiswa asal Papua di wilayah Jawa dan kedua, mereka menuntut permintaan maaf terkait penyataan para pejabat tentang mahasiswa Papua.

Baca juga :

Risma: Tidak Ada Pengusiran Mahasiswa Papua

Khofifah Kepada Gubernur Papua Barat: Saya Minta Maaf

9 SSK Diturunkan untuk Amankan Situasi Manokwari

Kondisi massa yang sudah mereda dibenarkan oleh Kapolda Papua Barat Brigjen Herry Rudolf Nahak. Menurutnya aksi massa tersebut terjadi secara spontan sebab sakit hati mahasiswa asal Papua diejek dengan kata-kata kurang baik. "Mereka marah merespons kejadian di Surabaya dan kejadian di Malang. Jadi mereka merasa sakit hati dengan ungkapan kata-kata yang kurang baik yang bikin mereka marah karena kata-kata itu membuat masyarakat Manokwari marah secara spontan," ujar Rudolf, seperti dikutip dari Detik, Senin (19/8).

Dua tuntutan massa juga sudah dikomunikasikan dengan lembaga-lembaga terkait. Rudolf menyampaikan jika Wakil Gubernur Papua Barat sudah berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Timur. Sementara itu, kepolisian masih mendata kerusakan yang terjadi sebab demonstrasi ini. 


Video heboh hari ini:


RELATED NEWS