Imbas Karhutla di Pekanbaru, Jarak Pandang Hanya 300 Meter

Kabut asap kiriman akibat karhutla menyelimuti jalan Sudirman, kota Pekanbaru Jumat (13/9). (Foto Heru/GenPI.co)
Kabut asap kiriman akibat karhutla menyelimuti jalan Sudirman, kota Pekanbaru Jumat (13/9). (Foto Heru/GenPI.co)

GenPI.co - Kabut asap kiriman imbas karhutla (kebakaran lahan dan hutan) semakin tebal melanda Kota Pekanbaru, pada Jumat (13/8), membuat jarak pandang hanya berkisar 300 meter. Kasi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru Marzuki menyatakan, kondisi hari ini di Kota yang dijuluki Kota Bertuah itu memang diselimuti asap. 

"Pagi ini jarak pandang turun drastis. Pukul 07.00 WIB jarak pandang hanya 300 meter saja. Selain kota Pekanbaru, tiga wilayah di Provinsi Riau lainnya juga diselimuti asap dan kondisinya juga parah," ujar Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru Marzuki, Jumat (13/9/2019).

Marzuki menjelaskan, untuk yang paling parah itu Pelalawan yaitu hanya 200 meter, selanjutnya Indragiri Hulu 300 meter dan Kota Dumai hanya 400 meter," jelasnya. Dilansir melalui situs resmi BMKG, hari ini pukul 08.00 WIB, Informasi Konsentrasi Partikulat (PM10) di Kota Pekanbaru tercatat memasuki kategori berbahaya. 

Sementara, Kepala LP3E Wilayah Sumatera Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Amral Fery mengatakan alat pengukur kualitas udara menunjukkan 6 daerah di Riau memasuki level berbahaya dan tidak sehat. 

"Enam daerah dengan udara berbahaya untuk dihirup itu antara lain Kabupaten Siak, Kampar, Rokan Hilir, Dumai, Bengkalis dan Pekanbaru," ujar Amral.

Redaktur : Maulin Nastria

RELATED NEWS