Kabut Asap Kian Pekat di Kaltara, Aktivitas Pelayaran Terhenti

Porter sepi orderan hingga tertidur digerobaknya karena tidak ada aktufitas bongkar muat barang. Hal itu karena pelayaran Sungai Kayan terhambat akibat kabut asap (Sumber foto: Antaranews/ Iskandar)
Porter sepi orderan hingga tertidur digerobaknya karena tidak ada aktufitas bongkar muat barang. Hal itu karena pelayaran Sungai Kayan terhambat akibat kabut asap (Sumber foto: Antaranews/ Iskandar)

GenPI.co — Kabut asap kian pekat tampak di Kota Tanjung Selor, Bulungan, Ibu Kota Kalimantan Utara. Semakin buruknya kualitas udara ini semakin terasa pada Jumat sore. Akibatnya, aktivitas pelayaran di Sungai Kayan kembali terhambat karena menjelang sore kabut asap kian pekat.

Tampak pula tidak banyak aktivitas di Pelabuhan Kayan II yang menghubungkan Tanjung Selor-Tarakan, dan Tanjung Selor-Nunukan atau sebaliknya. Begitu pula pelabuhan pedalaman Sungai Kayan, Tanjung Selor-Long Peso.

Kepala Bidang perhubungan laut dan ASDP Dishub Kaltara, Datu Iman Suramenggala, menjelaskan sejak pukul 07.00 Wita, Jumat (13/9) puluhan speed boat dari Pelabuhan Kayan II Bulungan tidak bisa berlayar di Sungai Kayan, Bulungan, Kaltara.

Hal serupa juga terjadi di Pelabuhan Tarakan tujuan Tanjung Selor. Tidak ada aktivitas pelayaran pada sore hari karena jarak pandang tidak direkomendasikan demi keselamatan pelayaran. Ia mengakui beberapa kapal cepat sempat berlayar siang, tapi menjelang sore kembali dibatalkan karena jarak pandang terbatas serta gelombang besar.

Baca juga:

Imbas Karhutla di Pekanbaru, Jarak Pandang Hanya 300 Meter

Pantang Kendur, Satgas Karhutla Berjibaku Padamkan Api di Riau


Mengutip media ANTARA, Kabut asap juga mengganggu transportasi darat Lintas Kalimantan di Kaltara. Tampak mobil yang melintasi Jembatan Kayan, jalan Lintas Kalimantan di Kaltara menyalakan lampu karena jarak pandang yang begitu dekat, tak dapat menembus jauh karena pekatnya kabut asap. (ANT)


Redaktur : Maulin Nastria

RELATED NEWS