Suguhan Limboto: Pesona Budaya Hingga Migrasi Burung

Suguhan Limboto: Pesona Budaya Hingga Migrasi Burung
Image Caption Here

Pelaksanaan Festival Pesona Danau Limboto 2018 dijamin keren. Perpaduan antara fenomena alam dan budaya menjadi suguhan utamanya. Digelar di Kabupaten Gorontalo, festival ini akan berlangsung pada 21-23 September 2018.

Sebuah fenomena alam menakjubkan juga dapat disaksikan saat menikmati Festival Pesona Danau Limboto. Fenomena tersebut adalah migrasi burung dalam jumlah besar. Unik, sudah pasti!

Baca juga: Mau ke Gorontalo? Baca ini Dulu

Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Provinsi Gorontalo, Nancy Lahay  mengatakan, migrasi burung ini merupakan fenomena alam yang terjadi setiap tahun. Saat musim dingin di belahan bumi utara, burung berbagai jenis mengembara ke arah selatan bumi termasuk Indonesia untuk mempertahankan hidupnya.

"Kedatangan burung migran ini sudah terlihat sejak pertengahan Agustus. Puncaknya nanti di minggu terakhir bulan September. Burung yang migrasi itu di antaranya trinil semal, trinil kaki hijau, kedidi leher merah, gagang bayam timur, dan lain banyak lagi," terang Nancy.

Festival Pesona Danau Limboto 2018 akan diisi dengan serangkaian acara menarik. Ada pawai budaya, diskusi tentang kegiatan kepariwisataan dan keilmuan, pertunjukan busana dan permainan tradisional. Tak ketinggalan  pesta kuliner, pemilihan Nou dan Uti, Alanggaya atau layang-layang tradisional.

Ada juga ada lomba perahu tradisional Danau Limboto, Gorontalo Gemilang Expo, burung berkicau, Adventure Motor Trail, fotografi, balap merpati, dan lain-lain.

"Kedatangan burung migran ini sudah terlihat sejak pertengahan Agustus. Puncaknya nanti di minggu terakhir bulan September. Burung yang migrasi itu di antaranya trinil semal, trinil kaki hijau, kedidi leher merah, gagang bayam timur, dan lain banyak lagi," terang Nancy.

Baca juga: FPDL Dorong Kawasan Pinggiran Melek Wisata

Menteri Pariwisata Arief Yahya yakin Festival Pesona Danau Limboto akan menyedot banyak wisatawan. Apa lagi ada migrasi burung yang mewarnainya.

Ia mengatakan,  Gorontalo memiliki dua event yang masuk dalam kalender nasional. Dua event itu mendapatkan dana batuan dari Kemenpar. Dan, 60 persen dari dana yang didapat wajib digunakan untuk promosi.

“Di Gorontalo ini ada 17 event, dua event masuk di top 100 event nasional. Pertama Gorontalo Karnaval Karawo dan Festival Pesona Danau Limboto. Kedua event itu wajib dipromosikan secara masif,” ujar Menpar Arief Yahya.



RELATED NEWS

KULINER