Misteri Sosok Tuan Belanda dan Suara Aneh di Gedung Setan Jakarta

Gedung Loji Bintang Timur. Foto: Tommy Ardyan/GenPI.Co
Gedung Loji Bintang Timur. Foto: Tommy Ardyan/GenPI.Co

GenPI.co - Suara tegas Mohammad Tabrani bergaung keras di ruang utama Loji Bintang Timur atau De Ster in het Oosten milik perkumpulan Vrijmetselarij atau Tarekat Mason Bebas (Freemasonry) Hindia-Belanda.

Dia memaparkan latar belakang pergerakan di hadapan para pemuda saat pembukaan Kongres Pemuda Pertama pada 30 April hingga 2 Mei 1926.

BACA JUGA:

Mengintip Lokasi Semadi Bung Karno dan Nyi Roro Kidul

Seram! Noni Belanda hingga Pocong Huni Rumah Mak Lampir di Depok

ADVERTISEMENT

“Indonesiers aller eilanden van den Archipel, vereenigt U! (Rakyat Indonesia dari seluruh kepulauan, bersatulah),” ungkap Tabrani, sang Ketua Kongres, sebagaimana termuat dalam Laporan Kongres Pemuda Indonesia Pertama di Weltevreden 1926.

Saban sore dan sepanjang hari pada Minggu, 2 Mei 1926, para pemuda semisal Soemarto, Bahder Djohan, MEJ Adam, Djaksodipoera, M Yamin, dan P Pinontoan, mengurai tiga pokok persoalan.

Misalnya, cita-cita kesatuan, masalah perempuan, dan agama, dengan pidato berapi-api di dalam ruang utama Loji Bintang Timur.


Redaktur : Ragil Ugeng

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Ootd Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING