Dia yang Tak Kasatmata Menjelma Jadi Security Kantorku!

Siapa security yang bersamaku di lantai 6 dan mengapa dalam sekejap dia sudah ada di lantai dasar bahkan sempat beli kopi?! (Foto : The Predictive Index)
Siapa security yang bersamaku di lantai 6 dan mengapa dalam sekejap dia sudah ada di lantai dasar bahkan sempat beli kopi?! (Foto : The Predictive Index)

Sesampainya kami di kantor tentu saja tidak seramai hari kerja biasanya. Lantai 10, ruangan kami pun tidak ada office boy yang menjaga sehingga kami harus mengambil kunci ruangan cadangan yang berada di security basement. Aku pun berjalan sendirian ke kantor security karena Mas Wahyu harus memarkirkan motor di sisi belakang gedung kantor.
 
Masuk dalam ruangan tersebut rasanya gelap dan panas, aku pun tak basa- basi langsung meminta kunci lantai ruanganku. Sambil mengisi buku laporan pengambilan kunci, aku mendengar perdebatan antara 2 security yang sedang heboh mengeluhkan lampu yang mati sejak pagi.

"Pak ini kuncinya saya ambil ya, udah ditulis jam 11:00 WIB," kataku membuyarkan perdebatan itu.

"Iya siap non, hati- hati ya lampu mati nih dari tadi nggak nyala-nyala juga, genset menyala tapi rada-rada aneh, satu lift juga maintenance," kata salah satu security.

"Ya pak, makasih," 

Tanpa terlalu mengabaikan omongan security tersebut, aku langsung berjalan keluar menghampiri Mas Wahyu yang sudah menunggu di depan 2 lift menuju ke atas.

loading...

"Eh! kenapa ya tuh Mei lift B dipakein traffic cone, pintu liftnya juga ngebuka, tapi mati," tanya Mas Wahyu bingung sambil menekan tombol atas untuk menaiki lift.

"Nggak tau mas, tadi sih dibilang emang lagi maintenance, biarin aja kita naik lift A, yuk mas," kami pun menaiki lift sampai di lantai ruangan kami di lantai 10.

Keluarnya kami dari lift segera membuka pintu ruangan yang terbuat dari kaca dan segera menyalakan seluruh lampu ruangan agar tidak terasa gelap sekali rasanya. 


BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Musikpedia Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING