5 Fakta Kebiasaan Santri Saat Mondok, Pasti Ngakak Melihatnya…

Santri di Pondokan Balapan Makan (Foto: Istimewa/GenPI.co)
Santri di Pondokan Balapan Makan (Foto: Istimewa/GenPI.co)

GenPI.co - Untuk belajar Ilmu Agama Islam yang mendalam, para santri wajib hidup Mondok di pesantren. Saat mondok bersama itulah banyak kejadian lucu hingga tradisi yang menjadi aturan tak tertulis dilakukan para santri.

Kali ini GenPI.co akan merangkum 5 Kebiasaan unik yang dilakukan anak santri saat mondok;

1.Digundul
Bila menjadi anak santri di pesantren memiliki tradisi menggundul. Anak-anak yang di gundul tersebut biasanya melakukan pelanggaran dari aturan pondok tersebut. Pelanggaran yang paling sering dilakukan adalah keluar tanpa izin atau tak sengaja berkata-kata kasar atau tidak sepantasnya.

2.Serba Ngantri
Suasana pesantren sangat berbeda dengan suasana di rumah, karena harus tinggal bersama-sama dengan orang banyak, kebiasaan setiap pagi yang dilakukan adalah mengantri bergantian ke kamar mandi. Uniknya, saat mengantri bukan orangnya yang berdiri di depan pintu tapi peralatan mandi pribadi yang dijejerkan menunggu giliran.

BACA JUGA: Iwan Fals Sebut Adian Napitupulu Langka, Kenapa ya?

3.Titip Cucian
"Titip satu ya? satu aja" atau "Titip ciput ya, kecil doang" hal tersebut yang kerap terdengar di pondok pesanten bila ada anak yang sedang mencuci pakaiannya. Sambil menghampiri biasanya orang yang akan titip perlahan mendekat dan tersenyum untuk menitipkan pakaian yang akan di cuci.

4.Tunggu Kiriman Sampai Terbawa Mimpi
Tinggal jauh dari orang tua, para orang tua akan mengirimkan paket untuk anaknya yang ada di pondok pesantren. Biasanya barang yang dikirimkan tersebut berupa hal-hal yang disukai anaknya sehingga tidak akan merindukan rumah, seperti makanan, keperluan sehari-hari, pakaian dan masih banyak lagi. Karena kiriman tersebut sangat jarang dilakukan maka dari itu tak jarang para santri memikirkan paket hingga terbawa mimpi.


5.Balapan Saat Makan
Waktu makan di pesantren pun berbeda dengan di rumah, bila di rumah bisa makan dengan santai. Namun di pondok, mereka harus balapan makan untuk dapat porsi lebih banyak, siapa yang lambat ia tidak akan kebagian makanan.(*)
 


Reporter : Asahi Asry Larasati

Redaktur : Tommy Ardyan

RELATED NEWS