Aksi Wayang di Tugu Paal Putih

Kawasan Tugu Paal Putih, Yogyakarta tampak ramai pada Minggu (7/10) malam. Ribuan masyarakat bercampur dengan wisatawan tumplek plek di sekitar monumen yang menjadi ikon Kota Jogja tersebut. Mereka hadir untuk ikut dalam hingar-bingar event Wayang Jogja Night Carnival #3.

Gelaran tahunan itu kembali ditaja oleh Pemerintah Kota Yogyakarta. Misi untuk membuat peringatan Hari Jadi Kota Yogyakarta semakin meriah tampaknya berhasil. Pasalnya, sebanyak 1.400 orang dari 14 kecamatan yang ada di Kota Jogja unjuk pesona. Tiap kecamatan menampilkan kostum, koreografi, dan properti sesuai dengan wayang yang mereka perankan. Tiap kecamatan berbeda tema.

Masyarakat Jogja pun unjuk kreativitas di ajang ini dalam menampilkan konsep wayang.  Kecamatan Tegalrejo, misalnya, menghadirkan Pesona Semar.  Sementara Kecamatan Kotagede membuat penonton kagum lantaran membawakan pesona Rama Shinta. 

Tak kalah menarik kecamatan Keraton yang tampil dengan Larasati maupun Kecamatan Umbulharjo dengan Anoman. Kera putih ini dibuat ukuran besar sehingga makin memesona.

Selain diwarnai gelaran Wayang Jogja Night Carnival, kemeriahan Hari Jadi Kota Jogja ke- 262 ini  juga diisi dengan flashmob. Flashmob diikuti oleh seluruh peserta menggunakan gerakan goyang wayang Jape Methe. Jape Methe istilah khas Jogja untuk menyebut "orangnya sendiri."

Kegiatan berlangsung sejak pukul 18.00. Dan diakhiri pukul 21.00 dengan penyalaan kembang api di sekitar Tugu Paal Putih sebagai pusat kegiatan. Selama berlangsungnya gelaran itu, ruas jalan yang menjadi "panggung" ditutup.  Mulai dari Jalan Jenderal Sudirman, Tugu Paal Putih, dan berakhir di Jalan Margoutomo.

Tugu Paal Putih menjadi titik pusat perhelatan Wayang Jogja Night Carnival. Di sinilah penampilan dan kreativitas para peserta dari setiap kecamatan dinilai oleh Dewan Juri.

Di akhir acara, Walikota Jogja Haryadi Suyuti memberikan sambutan singkat. Ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung acara. "Saya berharap bisa bertemu lagi pada acara Wayang Jogja Night Carnival keempat tahun depan,"  Suyuti mengimbuh

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P



RELATED NEWS

KULINER

My Trip Story

Oleh:
Anggi Agustiani
Reporter