LRT Mau Dibangun Sampai Kawasan Puncak, Beneran Pak Jokowi?

Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Syarifah Sofiah. Foto: ANTARA/M. Fikri Setiawan
Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Syarifah Sofiah. Foto: ANTARA/M. Fikri Setiawan

GenPI.co - Tiap akhir pekan, kawasan Puncak, Bogor, selalu macet parah. Lalu lintas stuck, nyaris tak bergerak selama berjam-jam. Wacana pembangunan LRT sampai kawasan Puncak pun mulai digulirkan.

"Badan Penyelenggara Transportasi Jabodetabek (BPTJ) sedang berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk memperpanjang jalur LRT sampai ke Puncak Bogor," ujar Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Syarifah Sofiah, akhir pekan kemarin.

BACA JUGA: LRT Jakarta Buka Pendaftaran Uji Coba Publik, Ini Cara Daftarnya

Ide itu menurutnya spontan dari BPTJ tanpa ada usulan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Sebelumnya BPTJ sudah memastikan operasional transportasi berbasis rel itu akan masuk kawasan Bogor, yakni ke Terminal Baranangsiang Kota Bogor.

BACA JUGA: 17 Stasiun Baru yang Bakal Dilintasi LRT Jabodetabek

loading...

"Tadinya kan LRT berakhir di Baranangsiang, tapi akan dicoba sampai ke atas. Kalau misalkan LRT sampai ke atas itu akan luar biasa, mengurangi kemacetan. Itu yang sebetulnya kita tunggu dari BPTJ. Jadi ini hikmah dari BPTJ turun mengkaji semua," kata Ipah.

Ketika LRT tembus ke kawasan Puncak, diperlukan sistem Park and Ride. Keberaadaannya untuk memaksimalkan fungsi transportasi publik. Artinya, harus ada lahan parkir bagi masyarakat yang membawa kendaraan pribadi, sebelum beralih ke LRT.

"Park and ride-nya juga bisa difungsikan sebagai Rest Area. Jadi ada dua rest area dengan yang di Gunung Mas. Mungkin, di Gunung Mas juga bisa jadi salah satu stasiun LRT," tuturnya. (ant)


Redaktur : Agus Purwanto

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Dear Diary Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING