Yandex Metrics

Bens Leo: Pemain Musik Tradisional Cilik Sudah Langka

Bens Leo, pengamat musik yang didapuk jadi juri di Konser Karawitan Anak Indonesia 2018.
Bens Leo, pengamat musik yang didapuk jadi juri di Konser Karawitan Anak Indonesia 2018.

Pada jiwa setiap anak yang tinggal di berbagai wilayah budaya di nusantara, umumnya telah memiliki potensi kekayaan musikalitas yang khas dan unik. Semuanya itu diperoleh dengan cara alamiah.

Hal itu dikatakan pengamat musk Bens Leo di sela-sela Konser Karawitan Anak Indonesia di Taman Izmail Marzuki, Kamis (25/10). Potensi musikal tersebut, lanjutnya, sering terkubur lantaran kurangnya dukungan untuk mengembangkan.

"Para pemain musik tradisional kemudian menjadi sesuatu yang langka," ujarnya.

Dalam gelaran Konser Karawitan Anak Indonesia, pria bernama asli Benny Hadi Utomo itu ditugasi menjadi pengamat sekaligus juri.  Total ada 310 peserta berusia 7-12 tahun yang mengikuti acara  itu. Mereka berasal dari 31 provinsi di Indonesia. Di antaranya adalah dari Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Bengukulu, Jawa Barat, Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur.

Ia mengaku cukup sulit mencari anak-anak usia 7-12 tahun yang bisa memainkan alat musik tradisional. “Kami harus keliling Indonesia, mencari ke kota-kota dan provinsi yang memiliki basis budaya yang kuat. Lalu di desa Singaraja, Bali, kami bertemu dengan anak-annak setempat yang bisa memainkan gamelan,” ceritanya.

loading...

Para pemain gamelan cilik tersebut kemudian digabung menjadi kelompok dengan formasi 12 pemain. Bersama peserta lain, mereka kemudian digembleng dalam sebuah lokakarya dan pelatihan untuk kemudian tampil di konser.

Bens mentakan, kegiatan ini adalah sarana bagi  generasi muda agar dapat mengembangkan kerativitas bermusik. Terutama minat untuk lebih mengenal, memahami dan menghargai seni musik etnik.

“Kami berharap festival dilaksanakan sesering mungkin. Buat adik-adik yang di daerah berlatihlah dengan intens, karena di Indonesia sangat kuat untuk tradisi kekayaan nusantaranya,” tandasnya.


Reporter : Anggi Agustiani

Redaktur : Paskalis Yuri Alfred

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Dear Diary Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING