2 Alasan Indonesia Sewa Konsultan China untuk Ibu Kota Baru

Menko bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (baju putih) ditemui di halaman Istana Negara, Jakarta pada Jumat (3/1/2020). ANTARA/Bayu Prasetyo/am.
Menko bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (baju putih) ditemui di halaman Istana Negara, Jakarta pada Jumat (3/1/2020). ANTARA/Bayu Prasetyo/am.

GenPI.co - Konsultan dari China dan Jepang akan membantu mendesain ibu kota baru Indonesia di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan, konsultan asing diperlukan karena pemerintah ogah menganil risiko.

BACA JUGA: Ada China di Balik Ibu Kota Baru Indonesia

Selain itu, konsultan asing juga dianggap lebih berpengalaman dalam pembangunan kota baru.

Nantinya pemerintah akan menyiapkan sejumlah anggaran untuk menyewa konsultan asing itu.

ADVERTISEMENT

Menurut Luhut, pendanaan bersumber dari anggaran pendapatan belanja negara (APBN) atau Sovereign Wealth Fund yang akan dibentuk.

"Memangnya ada yang free of charge (gratis)? Bisa saja nanti (bentuknya) hibah. Namun, per hari ini posisinya masih seperti itu (menyewa)," ujarnya, Jumat (3/1).

Luhut berharap persiapan desain rampung tahun ini. Dengan demikian, konstruksinya bisa segera dimulai.


Redaktur : Ragil Ugeng

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Musikpedia Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING