Klaim China di Laut Natuna adalah Kesalahan Besar, Ini Alasannya

Kepala Bakamla RI Laksdya Bakamla A. Taufiq R saat memberikan pengarahan kepada seluruh personel Bakamla RI wilayah Jakarta di Aula Mabes Bakamla RI, Jakarta Pusat, Senin (6/1/2020). (Foto: Humas Bakamla RI)
Kepala Bakamla RI Laksdya Bakamla A. Taufiq R saat memberikan pengarahan kepada seluruh personel Bakamla RI wilayah Jakarta di Aula Mabes Bakamla RI, Jakarta Pusat, Senin (6/1/2020). (Foto: Humas Bakamla RI)

GenPI.co - Klaim China atau Tiongkok berdaulat di wilayah perairan Natuna merupakan kesalahan besar.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksamana Madya A. Taufiq.

BACA JUGA: Menhan Prabowo Santuy Banget, Tapi Lihatlah Skuadron F-16 Siaga 1

"Sesungguhnya kita berdaulat penuh dan hukum nasional dapat diberlakukan," tegas Laksdya Taufiq dalam pengarahannya saat memimpin apel besar seluruh personel Bakamla RI wilayah Jakarta di Aula Mabes Bakamla RI, Jakarta Pusat, Senin (6/1).

Taufiq menuturkan, Bakamla atau Indonesian Coast Guard mengemban tugas sebagai penjaga lautan Nusantara. 

loading...

BACA JUGA: Kasus Novel Baswedan: Kata Kompolnas Tidak Ada Jenderal Terlibat

Oleh karena itu, Taufiq pun mendorong seluruh personel Bakamla untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.

Laksdya Taufiq mengingatkan, agar cerdas dalam menyikapi situasi yang berada di Natuna. 


Redaktur : Tommy Ardyan

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Baca Buku Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING