Guru Honorer Rusak Tatanan Pendidikan, Akibatnya 5 Fakta Ini...

Guru Honorer Rusak Tatanan Pendidikan, Akibatnya 5 Fakta Ini...
Guru Honorer Rusak Tatanan Pendidikan, Akibatnya 5 Fakta Ini...

GenPI.co - Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI) M Ramli Rahim mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada DPR dan pemerintah pusat yang telah bersepakat menghapuskan sistem honorer.

Sebelumnya, Komisi II DPR dan KemenPAN RB dan BKN sepakat para tenaga honorer akan diangkat menjadi PNS dan PPPK secara bertahap.

BACA JUGA: Jet Rafale Prancis vs Shukoi-35 Rusia, Menhan Prabowo Pilih Ini..

Menurut Ramli, bahwa penghapusan sistem honorer ini sudah diperjuangkan IGI bertahun-tahun demi perbaikan kualitas pendidikan Indonesia.

"Kami sangat sepakat dan setuju sistem honorer dihapus. Memang tidak boleh ada lagi ruang kelas diisi oleh guru-guru honorer yang dibayar murah. Ruang kelas harus diisi guru PNS atau PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja)," ungkap Ramli dalam pesan elektroniknya kepada JPNN.com, Jumat (24/1).

loading...

BACA JUGA: Menteri Yasonna Laoly Dilaporkan ke KPK, Ini Kata Peneliti ICW...

Menurut Ramli, bahwa sistem honorer selama ini telah merusak tatanan pendidikan.

Pertama, sistem rekrutmen guru honorer yang serampangan, tanpa pola dan tanpa melalu proses yang jelas yang berakibat pada tingginya variasi kualitas guru.


Redaktur : Tommy Ardyan

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Ootd Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING