TV Kembali Berjaya Selama Ramadan dan Pandemi Corona

Ilustrasi nonton televisi. (Foto: Pixabay)
Ilustrasi nonton televisi. (Foto: Pixabay)

GenPI.co - Nielsen Media Indonesia memublikasikan hasil penelitian terkait kebiasaan nonton televisi (TV) masyarakat Indonnesia selama pandemi corona dan Ramadan.

Lembaga itu menemukan, kepemirsaan televisi di Indonesia naik semenjak berlaku kebijakan WFH dibandingkan periode ketika tidak ada kebijakan tersebut. 

BACA JUGA: 5 Makanan Enak Pengganti Nasi saat Berbuka Puasa  

Puncak menonton televisi selama WFH masih terjadi pada jam prime time antara jam 19.00 hingga 22.00, berjumlah 28,7 persen. Sementara itu, periode sebelum WFH di jam yang sama berjumlah 26,5 persen.

Ada pula temuan yang mematahkan asumsi bahwa masyarakat kelas menengah ke atas lebih suka menikmati tayangan streaming ketimbang siaran konvensional.

ADVERTISEMENT

Pasalnya, data menunjukkan  jumlah rata-rata waktu yang dihabiskan untuk menonton televisi kelas atas naik 36 menit. 

Rata orang menonton televisi selama 5 jam 37 menit dalam sehari, sementara kelas atas sebanyak 5 jam 46 menit.

Semantara pada masa  Ramadan,  terjadi pergeseran perilaku menonton yang ditandai dengan  jumlah penonton saat sahur mulai pukul 02.00 sampai 05.59 meningkat drastis  sebanyak 372 persen, baik dari sebelum WFH dan selama WFH.


loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Special Needs Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING