Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Teori Baru, China vs Amerika Sama-sama Korban Corona?

Siti Fadillah Supari. (ANTARA/Hafidz Mubarak A)
Siti Fadillah Supari. (ANTARA/Hafidz Mubarak A)

GenPI.co - Perseteruan China vs Amerika terkait pandemi virus corona seperti tak ada habisnya. Dua-duanya saling serang. Dua-duanya saling menyalahkan. Di luar itu, apakah mungkin China dan Amerika sama-sama jadi korban?

Banyak spekulasi yang muncul. Sebagian orang menganggapnya sebagai konspirasi. Misi rahasia untuk menghancurkan dan kemudian menguasai dunia. Tapi, semua itu masih sumir. Tak jelas kebenarannya. Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari ternyata menduga hal yang sama. 

BACA JUGA: Jago Banget Masak, Zodiak Ini Bisa Bikin Pasangan Merem Melek

Dalam video podcast di YouTube Deddy Corbuzier, Siti mengungkapkan bahwa selama adanya pandemi Corona ini, polanya hampir sama. Sama-sama memunculkan vaksin dan obat. 

"Nah itu bisa ditebak kalau orang tidak siap sebelum pandemi. Semua orang pasti bingung. Ini ada sekelompok yang menghasilkan vaksinya gitu. Ya bisnis. Kalau pandemi itu munculnya adalah bisnis vaksin atau komersialisasi vaksin, bisa dipastikan akan terjadi pandemi yang akan datang. Hati-hati," kata Siti Fadilah pada Kamis, 21 Mei 2020.

Nuansa komersialisasi vaksin sangat mungkin bisa terjadi. Dugaan Siti, pandemi berikutnya kemungkinan akan terus terjadi. 

“Kalau ada komersialisasi vaksin. Maka pasti si industri vaksin ini akan menyusun kekuatan baru untuk mengadakan pandemi berikutnya. Karena panen,”ucapnya. 

Siti Fadilah juga menduga jika COVID-19 dibuat oleh sebuah kelompok dan kemungkinan China dan Amerika merupakan korban dari pandemi ini. "Mungkin saja (virus ini dibuat oleh sekelompok), mungkin China korban Amerika juga korban. Itu perkiraan saya belum tentu salah belum tentu benar," katanya. 


Redaktur : Agus Purwanto

Share to LINE LINE Share to WhatsApp WhatsApp

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING