Gobar Keliling Malaysia Sambil Promo Pariwisata Banyuwangi

Gobar Keliling Malaysia Sambil Promo Pariwisata Banyuwangi

BANYUWANGI — Kepedulian terhadap pariwisata diperlihatkan komunitas Gowes Bareng (Gobar) Banyuwangi. Komunitas ini rencananya akan keliling Malaysia sambil mempromosikan pariwisata di The Sun Rise of Java. Jumat (11/1), Gobar berangkat ke Malaysia melalui melalui Bandara Internasional Banyuwangi, Jawa Timur. 

Koordinator Gobar Banyuwangi Dede Abdul Ghany mengatakan, kegiatan ini bertema Goes To Malaysia 2019. Hal ini dilakukan untuk turut mempromosikan pariwisata Banyuwangi dengan berbagai destinasi unggulannya. 

"Gobar Banyuwangi merupakan kumpulan para penghobi sepeda asal Banyuwangi. Kami memiliki latar belakang yang berbeda-beda. Mulai dari pengusaha hingga profesional. Kami berencana bersepeda keliling Malaysia sambil mengenalkan destinasi pariwisata Banyuwangi," ujar Dede, Jumat (11/1).

Untuk itu, selama melakukan gowes semua peserta akan memakai jersey khusus. Mereka akan memakai jersey yang mengambarkan berbagai keunggulan pariwisata Banyuwangi. Seperti Tari Gandrung, Kawah Ijen serta destinasi wisata Banyuwangi lainnya.  

Harapannya, dengan kegiatan ini wisatawan Mancanegara (Wisman) asal Malaysia bisa mengenal lebih dekat Banyuwangi. Apalagi saat ini sudah ditunjang dengan sarana transportasi penerbangan langsung Banyuwangi-Malaysia. 

“Mudah-mudahan dengan cara ini, kunjungan warga Malaysia ke Banyuwangi dapat meningkat,” kata pengusaha tambang itu.

Dede menjelaskan, Gobar adalah komunitas yang terdiri dari lima club gowes. Yang pertama ada BRICCO dari Bank BRI yang langsung dipimpin Pemimpin Cabang BRI Choirul Anam. Kedua ada komunitas Kopi Ireng yang terdiri dari Dede Abdul Ghany, Joko Susanto bersama anggota. Ketiga ada Komunitas IWB yang terdiri dari Kadafi Kadiso bererta anggota. Keempat ada Komunitas Sego Anget yang terdiri dari H Munip beserta anggota. Serta Komunitas Pelcyc yang terdiri dari M Nizar Fauzi dari Pelindo III bersama jajaran.

Pemimpin Cabang BRI Choirul Anam pun ikut angkat suara. Ia mengatakan gowes ke negeri Jiran ini adalah salah satu bentuk tanggung jawab untuk turut serta dalam menyukseskan program Kementerian Pariwisata dan Pemkab Banyuwangi.

"Ini merupakan bentuk peran serta kita untuk meningkatkan angka kunjungan wisman ke Indonesia. Khususnya untu menggaet wisatawan wisman dari Malaysia," ujarnya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Khadapi Kadiso. Pengusaha tambak ini rela gowes jauh-jauh hanya untuk mengenalkan potensi pariwisata Banyuwangi. “Kita punya pariwisata yang sekarang kondisinya patut dijual. Harapan kami apa yang kita lakukan ini dapat memancing wisman Malaysia berkunjung ke Banyuwangi,” ujar Khadapi seraya diamini Munip dan Joko Susanto.

Mendengar hal tersebut, Menteri Pariwisata Arief Yahya pun langsung angkat suara. Menpar sangat terharu serta mengapresiasi semangat masyarakat dalam mempromosikan pariwisata Indonesia. Karena promosi serta pengembangan kepariwisataan merupakan tugas bersama dan bukan tugas segelintir pihak. 

"Apresiasi tinggi saya ucapkan untuk semangat Gober Banyuwangi mempromosikan pariwisata. Ini merupakan langkah konkrit peran serta masyarakat. Karena pariwisata tidak akan bisa berjalan sendiri. Perlu peran aktif dari seluruh komponen bangsa untuk mengangkatnya. Trimakasih Gobar Banyuwangi," ucap Menpar Arief Yahya.(*)

Reporter: Cholis Faizi Sobari

Redaktur: Cholis Faizi Sobari

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Mia Kamila
Reporter
Mia Kamila

KULINER