Lion Air Tumbang, 2.600 Karyawan Dipangkas

Maskapai Lion Air. Foto: Antara
Maskapai Lion Air. Foto: Antara

GenPI.co - Maskapai penerbangan Lion Air Group memangkas sebanyak 2.600 karyawan, akibat dampak dari pandemi covid-19. 

Pandemi Covid-19 memang telah memberikan pukulan telak terhadap industri penerbangan di seluruh dunia.

BACA JUGA: Duh, Happy Salma Jualan Togel

Bahkan, sudah banyak maskapai yang memutuskan untuk melakukan perampingan, sebagai bentuk efisiensi keuangan perusahaan.

Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, membantah bahwa kebijakan yang ditempuh sebagai bentuk pemutusan hubungan kerja (PHK), tapi pengakhiran pekerja kontrak.

ADVERTISEMENT

“Mengenai hal tersebut bukan pemutusan hubungan kerja (PHK), jadi pengurangan tenaga kerja berdasarkan masa kontrak kerja berakhir dan tidak diperpanjang,” kata Danang dalam keterangannya di Jakartta, Selasa (7/7).

Danang menyebutkan, total ada sekitar 2.600 karyawan Lion Air Group yang kontraknya habis dan tidak diperpanjang.

“Dari total karyawan kurang lebih 29.000 orang,” katanya. Jumlah ini setara dengan 9% dari pekerja di Lion Group.


Redaktur : Cahaya

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Special Needs Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING