Pemburu Beasiswa Wajib Catat! Ada 40 Beasiswa Pariwisata di Lampung!

Lampung siapkan 40 beasiswa pariwisata
Lampung siapkan 40 beasiswa pariwisata

Pemerintah Provinsi Lampung mulai memperhatikan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pariwisata. Sebanyak 40 beasiswa untuk pelajar berprestasi disiapkan. Mereka akan menempuh Program Study Wisata di Politeknik Negeri Lampung (Polinela).

 Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo mengatakan, SDM berkualitas sangat penting.

 “Pariwisata Lampung harus berkembang. Sebab, arus kunjungan wisatawannya sangat bagus. Untuk itu, kualitas perlu dinaikkan. Salah satu kuncinya ada di SDM. Beasiswa pariwisata menjadi cara untuk menaikan kualitas SDM. Dan, Polinela ini memiliki kemampuan untuk mencetak SDM handal. Sistem pembelajaran Bahasa Inggris-nya bagus,” ujar Ridho, Sabtu (26/1).

 SDM pariwisata yang handal jadi kebutuhan mendesak Lampung. Sebab, arus kunjungan wisatawannya positif. Dari rentang  2014-2018, arus kunjungan wisatawan naik signifikan, mencapai 203,17%. Pada 2018, wisatawan yang masuk ke Lampung sekitar 13,4 juta orang. Angka tersebut surplus 8,98 juta dari 4 tahun sebelumnya. Tahun 2014, wisatawan yang berkunjung ke Lampung sekitar 4,42 juta orang.

“Progress kunjungan wisatawan positif. Di tahun 2018 tetap menggembirakan, meski sempat terkena bencana. Pariwisata Lampung akan tumbuh cepat. Jadi, harus diimbangi SDM-nya,” jelasnya.

 Sebelum memberikan beasiswa,  Pempov Lampung terlebih dahulu memberi support atas aktivasi Program Studi D3 Perjalanan Wisata Polinela. Bentuk penguatannya melalui surat nomor 420/1138/VI.01/2018. Isinya, dukungan Pemprov Lampung atas pendirian program studi tersebut. Ridho pun menambahkan, metode pembelajaran terbaik sudah disiapkan.

 “Lulusan program ini akan memberikan pengaruh positif bagi tumbuhnya pariwisata Lampung. Untuk itu, kalender akademik yang ideal sudah disiapkan formulasinya. Penguasaan bahasa asing harus lebih dioptimalkan lagi,” lanjut Ridho lagi.


 Formulasi metode pendidikan 3+2+1 sudah disiapkan. Komposisinya terdiri dari 3 semester aktif di bangku kampus, lalu 2 semester melakukan pembelajaran di industri pariwisata. Sisa 1 semester menjadi kombinasi belajar di kampus dan industri sekaligus. 


Redaktur : Fini Auliany

RELATED NEWS