Ada Pameran Naskah Kuno di Festival Pulau Penyengat 2019

Festival Pulau Penyengat 2019, menyajikan banyak hal. Selain beragam lomba bertema kebudayaan, wisatawan juga diajak untuk menyelami kekayaan sastra Kerajaan Riau-Lingga.

Di Balai Adat Melayu Indra Perkasa, Pulau Penyengat, terdapat pameran mengenai kebudayaan, sejarah dan juga naskah-naskah kuno melayu. Pameran ini digelar selama Festival Pulau Penyengat berlangsung, 14 – 18 Februari 2019.

Naskah-naskah kuno yang dipamerkan berasal dari Yayasan Indrasakti Penyengat. Namun untuk menjaga agar tak rusak, naskah-naskah tersebut diletakkan di balik plastik yang tertutup rapat.

Baca juga: Keren, Simbol Kerajaan Riau adalah Oktagon

“Ini kita keluarkan dari museum maklumat, yaitu Yayasan Indrasakti penyengat. Kita tutup agar naskah-naskah ini tidak rusak. Karena ini tidak lagi kita temukan di toko-toko buku dan tempat lain. Hanya ada disini.” ucap Raja Malik, penjaga naskah kuno.

Naskah-naskah kuno tersbut menggunakan Aksara jawi dan Arab. Isi teksnya cukup beragam, mulai dari hikayat, Al- Quran kuno, catatan harian, syair dan perjanjian. Ada pula surat-surat mahkamah Kerajaan Riau – Lingga, dan berisikan obat-obatan serta zikir.

Pameran tersebut merupakan salah satu upaya penerangan kepada masyarakat luas agar semakin peduli terhadap keberadaan dan pentingnya pelestarian naskah-naskah kuno. Di area pameran juga disediakan buku gratis dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Sumbar, Riau dan Kepri.

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Mia Kamila
Reporter
Mia Kamila

KULINER