Soal Teknologi, Generasi Z Indonesia Ternyata Paling Percaya Diri di Dunia

Generasi Z Indonesia memiliki kepercayaan diri tinggi dibanding rekan seusianya di Asia Tenggara dan global. (Foto: Drappers Online)
Generasi Z Indonesia memiliki kepercayaan diri tinggi dibanding rekan seusianya di Asia Tenggara dan global. (Foto: Drappers Online)

Generasi Z di Indonesia memang sangat dekat dengan penggunaan teknologi gadget. Bahkan, berdasarkan hasil riset dari sebuah perusahaan teknologi, Dell Technologies, generasi Z Indonesia memiliki tingkat kepercayaan diri yang lebih tinggi soal keterampilan teknologi dibandingkan rekan-rekan seusia mereka di Asia Tenggara dan global.

Kesimpulan tersebut dirilis dalam sebuah studi global berjudul “Gen Z: Masa Depan Telah Tiba” yang dirilis pada Kamis (14/2). Hasil riset mengungkapkan kepercayaan diri Generasi Z Indonesia mencapai 69 persen, lebih tinggi dari rata-rata Generasi Z di Asia Tenggara 62 persen dan global yang hanya 52 persen.

Saat menyampaikan hasil tersebut, Managing Director Dell EMC Indonesia Catherine Lian mengungkapkan bahwa generasi muda Indonesia siap menjadi bagian dari perjalanan transformasi digital perusahaan di masa depan.

"Hal tersebut tentunya merupakan fakta positif, tapi juga menciptakan tantangan bagi perusahaan-perusahaan karena mereka harus memiliki strategi dan teknologi yang tepat untuk mengundang calon karyawan yang tepat," ujar Catherine, dikutip dari kompas.com.

"Sementara di saat yang sama juga harus menemukan landasan prinsip yang sama-sama bisa diterima oleh multi-generasi karyawan di tempat kerja," sambungnya.

loading...

Riset ini melibatkan lebih dari 12.000 pelajar sekolah menengah dan perguruan tinggi di 17 negara. Sementara di Indonesia, studi ini mewawancarai 723 pelajar sekolah menengah dan perguruan tinggi di Indonesia.

Selain soal kepercayaan diri, survei tersebut juga mengungkapkan bahwa Generasi Z Indonesia berada di peringkat tertinggi dalam sejumlah kategori penelitian. Di antaranya keinginan bekerja menggunakan terknologi tercanggih (Indonesia 94 persen, Asia Tenggara: 90 persen, global: 80 persen), ketertarikan untuk berkarir di bidang Teknologi Informatika (4 dari 10 responden), dan penggunaan teknologi sebagai bagian dari pendidikan formal (Indonesia 99 persen).


Reporter : Yasserina Rawie

Redaktur : Paskalis Yuri Alfred

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Musikpedia Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING