Buku Ini Mengajari Kita Mencintai Diri Sendiri

Buku I Want to Die but I Want to Eat Tteokpokki karya Baek See Hee ( Sumber : shopee)
Buku I Want to Die but I Want to Eat Tteokpokki karya Baek See Hee ( Sumber : shopee)

GenPI.co - Para pencinta buku non fiksi dan gemar membaca novel dari korea Selatan, buku I Want to Die but I Want to Eat Tteokpokki karya Baek See Hee, pasti sudah tidak asing lagi. Buku yang baru diluncurkan pada Agustus 2019 ini menjadi salah satu best seller di gramedia.

Buku ini bercerita tentang Baek Se Hee yang berkonsultasi soal penyakit Distima kepada psikiater. Buku tersebut lebih banyak menceritakan sesi tanya jawab antara keduanya.

BACA JUGA: Novel Kambing dan Hujan, Kisah Cinta Remaja NU dan Muhammadiyah

Namun, tidak hanya percakapan saja, setiap akhir bab berisi perasaan setelah percakapan. Buku tersebut juga memberikan nilai positif apa yang bisa penulis petik dari keadaan mentalnya yang ruwet.

Buku I Want to Die but I Want to Eat Tteopokki mengajak masyarakat untuk mengerti perasaan distimia atau gangguan kesehatan mental lainnya. 

loading...

BACA JUGA: Novel Jingga Untuk Matahari: Cinta di Masa Lalu yang Bikin Gamam

Dari situ juga kita diajarkan untuk menyayangi diri sendiri dan tidak mendiagnosa sembarang.

Buku dengan 236 halaman itu sangat bagus dibaca karena meningkatkan kepekaan mental healt. Selain itu, gaya penulisannya mudah dimengerti dan menggunakan bahasa sehari-hari. (*)
 


Reporter : Annissa Nur Jannah

Redaktur : Landy Primasiwi

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Ootd Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING