Kepulauan Seribu Siap Sambut Asian Games 2018

Asian Games 2018
Asian Games 2018

Kepulauan Seribu, Jakarta, siap menyambut Asian Games 2018. Beragam penyempurnaan fasiltas sudah mendekati final. Beberapa spot di Kepulauan Seribu sudah mengalami make over. Mereka siap menyambut torch relay Asian Games 2018 dan kunjungan minimal 1.500 wisman.

“Kepulauan Seribu sudah siap menyambut Asian Games. Saat ini beberapa pembenahan sudah hampir selesai. Kepulauan Seribu sudah siap dilalui parade obor Asian Games 2018,” ungkap Person in Charge Kepulauan Seribu dan Kota Tua Kemenpar Dodi Riadi, Sabtu (12/5).

Masuk dalam daftar 10 Bali Baru, berbagai revitaliasasi terus dilakukan oleh Kepulauan Seribu. Make over terutama dilakukan pada Pulau Bidadari. Meniupkan tema ‘Soul of Batavia’, Kepulauan Bidadari pun kini tampil lebih klasik. Menjadi representasi sejarah panjang Jakarta, Pulau Bidadari kental dengan ornamen nuansa jaman dulu.

Menjadi salah satu situs budaya Jakarta, Pulau Bidadari kini dilengkapi rumah khas Betawi. Melengkapi nuansa Betawi, bagunan-bangunan khas budaya Tionghoa juga didirikan di sana. Kesan klasik pun lalu disempurnakan dengan beragam arsitektur Belanda. Dodi menambahkan, Pulau Bidadari sekarang ini dikembangkan bagian pelestarian budaya Betawi.

“Pulau Bidadari ini menjadi representasi sejarah Jakarta. Bangunan dan budaya Betawi ini bisa dilihat di sana. Nuansanya sangat tempo dulu sekali. Saat ini berbagai pembangunan di Pulau Bidadari ini sudah hampir selesai,” lanjutnya lagi.

Pulau Bidadari ini disiapkan sebagai spot yang dilalui parade obor atau torch relay Asian Games 2018. Merujuk rencana Pemprov DKI Jakarta, sedikitnya ada beberapa titik yang akan dilalui torch relay ini. Selain Pulau Bidadari, spot yang dilewati diantaranya Kota Tua, Pelabuhan Sunda Kelapa, dan Taman Fatahillah. Dodi menjelaskan, torch relay ini direncanakan melewati Pulau Bidadari.

“Pulau Bidadari nantinya akan semakin cantik dan menarik. Wajah baru Pulau Bidadari ini diresmikan bersamaan dengan perayaan ulang tahun Jakarta. Artinya saat torch relay nanti, semuanya sudah siap. Berbagai fasilitas baru di sana sudah bisa digunakan. Sebab, torch relay Asian Games ini akan melwati Pulau Bidadari juga,” jelas Dodi lagi.

Menguatkan konsep wisata bahari, berbagai pengambangan juga dilakukan di Ancol Barat. Kawasan ini pun dibangun dermaga baru khusus olahraga air. Beberapa wahana yang bisa dinikmati oleh wisatawan, seperti jet ski dan olahraga perahu layar. Dodi menjelaskan, saat ini pembangunan wahana air ini sudah 85%. Dalam beberapa bulan, spot ini sudah bisa digunakan oleh umum.

“Potensi wisata bahari Jakarta besar. Untuk itu, kami sejak awal sudah emmbangun spot baru di Ancol Barat untuk berbagai olahraga air. Ada banyak wahana yang disiapkan di sana. Fasilitas baru ini hampir selesai. Mungkin tidak lebih dari 2 bulan sudah bisa dibuka dan digunakan umum,” jelasnya.

Memberi kemudahan aksesibilitas menuju Kepulauan Seribu, penambahan kapal diberikan. Nantinya aksesibilitas menuju dan dari Kepulauan Seribu akan dilayani 6 kapal baru. Porsi terbanyak dari kapal ini akan melayani rute Ancol-Kepulauan Seribu. Lalu, sisanya ada di rute Kali Adem-Kepulauan Seribu. Dodi mengatakan lagi, target kunjungan minimal 1.500 wisman dipasang selama multievent.

“Torch relay yang melewati Pulau Bidadari akan menjadi promosi bagus. Publik khususnya mancanegara harus tahu posisi Kepulauan Seribu yang eksotis. Kami optimistis, Kepulauan Seribu ini akan didatangi oleh ribuan wisman. Selain destinasi dan berbagai fasilitas pendukungnya ini, kami juga menyiapkan sumber daya manusianya untuk Asian Games,” ujar Dodi.

Demi memberikan pelayanan prima, berbagai pelatihan akan diberikan kepada para relawan. Sedikitnya ada 4.000 relawan yang akan mengikuti pelatihan mulai 18-29 Mei 2018. Lokasinya pelatihan tersebar di 3 spot. Ada Kemang, Menteng, dan Universitas Negeri Jakarta. Dari jumlah tersebut, ada relawan yang disiapkan khusus fokus menangani pariwisata di DKI Jakarta.

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P



RELATED NEWS

KULINER

My Trip Story

Oleh:
Anggi Agustiani
Reporter