Tampil di Film, Roy Kiyoshi Ungkap Sisi Lain Kehidupannya

Konferensi pers film Roy Kiyoshi the Untold Story.
Konferensi pers film Roy Kiyoshi the Untold Story.

Hal-hal yang bersifat mistis yang menyajikan ketakutan memang selalu menarik untuk diekspor. Lihat saja, film-film horror terus saja menghiasi industri perfilman tanah air. Terbaru, seorang indigo nyentrik Roy Kiyoshi merilis sebuah film. Tak tanggung-tanggung, di film ini ia menyisipkan namanya pada judul. Roy Kiyoshi, the Untold Story.

Dari judul saja kita sudah tahu apa yang mau diangkat dalam film ini. Yepp, sisi lain kehidupan Roy Kiyoshi yang diklaimnya sangat dekat dengan dunia tak kasat mata.

“Film ini memang benar terinspirasi dari kisah nyata. Selain itu, film ini juga menceritakan soal konflik spiritual dari sudut pandang yang berbeda dan tidak monoton dengan kehadiran Banaspati,” ungkap Roy Kiyoshi dalam sebuah konferensi pers yang digelar di Epicentrum Kuningan, Kamis (14/3) malam.

Lantas siapa itu Banaspati? Menurut Roy, sosok itu lah yang menjadi sentral dalam film ini. Banaspati itu adalah sosok roh dari dunia kegelapan yang dipanggil oleh adik Roy bernama Rani melalui sebuah ritual. Dalam film itu Roy digambarkan terpuruk karena Rani tiba-tiba menghilang lantaran diculik roh jahat.

“Banaspati berwujud seperti prajurit Cina dengan mata yang merah dan tubuh api serta memiliki postur yang tinggi dan kurus,” ujar Roy.

Sosok Banaspati sendiri oleh Jose Poernomo selaku penulis naskah dan sutradara adalah visualisasi dari penggambaran Roy akan sosok jahat yang berbahaya. “Karena sosok yang ditemui anak indigo ini sangat banyak yah, jadi Banaspati yang ada pada film merupakan hasil imajinasi dari pengelihatan Roy yang diungkapkan ke saya,” ujarnya.

Lalu ada sosok lain di film. Ia adalah seorang aktivis lembaga sosial masyarakat bernama Sheila. Diperankan oleh Angel Karamoy, perempuan inilah yang membantu Roy untuk bangkit dan menggunakan kemampuan indigonya untuk menolong banyak orang.

Film ini akan tayang perdana pada 21 Maret 2019. Bagi yang ingin kembali larut dalam histeria a la horror Indonesia, silahkan menonton.

Reporter: Annissa Nur Jannah

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Landy Primasiwi
Reporter
Landy Primasiwi

KULINER