Sejak Kamis, Bromo keluarkan Asap Putih dan Abu Vulkanis

Kawasan wisata Gunung Bromo.
Kawasan wisata Gunung Bromo.

Gunung Bromo di Probolinggo menunjukkan aktivitas sejak Kamis (14/3). Hari Jumat (14/3) ini, gunung yang jadi destinasi wisata itu mengeluarkan asap setinggi 600 meter yang disertai abu vulkanis.

Dilansir dari Antara, Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Hendra Gunawan mengatakan secara visual, asap dan abu vulkanis yang keluar dari kawah Gunung Bromo tipis hingga sedang dipengaruhi arah angin sehingga bisa saja angin mengarah ke barat, timur, utara, dan tenggara yang terjadi sejak Kamis (14/3) hingga hari ini.

Menurut dia beberapa kali Gunung Bromo tersebut mengeluarkan asap belerang dan abu vulkanik pada 19 Februari 2019, kemudian 10 Maret 2019 dan pekan ini, namun tidak berlangsung lama. Gempa tremornya tetap sama dengan amplitudo 1 milimeter, sehingga statusnya tetap pada level II atau waspada.

PVMBG mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk menggunakan masker selama berada di kawasan Gunung Bromo. Sebab, abu vulkanik sangat membahayakan kesehatan manusia apabila terhirup.

Masyarakat dan wisatawan juga duminta mematuhi batas aman 1 kilometer dari kawah aktif Gunung Bromo.  Juga tidak dianjurka mendekat ke kawah sehingga mereka akan tetap aman beraktivitas dan berwisata di Gunung Bromo.

Sementara Camat Sukapura Yulius Christian mengatakan hujan abu sangat tipis mengguyur sejumlah desa di Kecamatan Sukapura, namun masyarakat sudah terbiasa dengan aktivitas Gunung Bromo tersebut.

"Masyarakat sudah terbiasa dengan aktivitas gunung api, sehingga tidak merasa terganggu dengan hujan abu vulkanis tersebut. Aktivitas warga juga tetap seperti biasa," katanya.

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Landy Primasiwi
Reporter
Landy Primasiwi

KULINER