Wow! Kemenpar Raih Indonesia Branding Campaign 2019 Kategori Below the Line

Wow! Kemenpar Raih Indonesia Branding Campaign 2019 Kategori Below the Line

JAKARTA – Kementerian Pariwisata kembali menyabet penghargaan. Kali ini, penghargaan yang diraih adalah Indonesia Branding Campaign 2019 Kategori Below the Line. Penghargaan diterima Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata I Kemenpar Rizki Handayani, Kamis (14/3) malam. Tepatnya dalam acara WOW Brand Festive Day 2019, di Hotel Raffles Jakarta tersebut. Keberhasilan itu turut disaksikan Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Hadir pula pada kesempatan itu, antara lain Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Duta Besar RI untuk Korea Umar Hadi, Duta Besar RI untuk Cina Djauhari Oratmangun, serta ratusan hadirin brand Company Wahid di Indonesia.

Indonesia Branding Campaign of the Year digagas oleh MarkPlus, Inc. dan MarkPlus Insight sejak 2017. Penghargaan ini hadir sebagai apresiasi pada merek yang memiliki strategi kampanye pemasaran yang tepat.

Indonesia Branding Campaign of the Year 2019 dibagi menjadi empat kategori, yaitu Above The Line Campaign, Below The Line Campaign, Digital Campaign, dan Public Relations Campaign.

Selain peraih penghargaan Indonesia Branding Campaign of the Year 2019, diberikan juga beberapa penghargaan lain kepada brand atau personal, yang memang memiliki dedikasi di bidangnya masing-masing.

Penghargaan tersebut yakni Marketing 3.0 Communication Award yang diberikan kepada BRI. Bank BUMN tersebut dinilai berhasil ikut mempromosikan pariwisata Indonesia berkat program dan kampanyenya. Termasuk program Pesona Mudik dan BRI Mandeh Run 2019 yang menjadi ikon baru wisata olahraga Sumatera Barat.

Lalu ada Hermawan Kartajaya Entrepreneurship Award yang diberikan kepada Kiosk Pertamax. Walau berstatus perusahaan BUMN, Pertamina memiliki inovasi Kiosk Pertamax yang menyediakan BBM Non Subsidi Pertamax dan Pertamina Dex dalam bentuk kemasan. Efek positifnya adalah agenda mudik masyarakat tetap lancar berkat pasokan energi terpenuhi.

Sutradara asal Indonesia yang meraih popularitas di Hollywood, Livi Zheng, meraih penghargaan Tourism Marketeer of the Year 2019. Karya terbarunya bertajuk Bali: Beats of Paradise mengharumkan budaya Indonesia secara global, serta diperhitungkan masuk nominasi Piala Oscar 2019.

Terakhir, penghargaan Entrepreneurial Diplomat of Indonesia 2019 yang didedikasikan kepada Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan Umar Hadi dan Duta Besar Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun. Keduanya dianggap berhasil mempererat hubungan antar negara di mana mereka ditugaskan dengan Indonesia, serta membuat Indonesia makin dikenal di negara tersebut.

CEO MarkPlus Hermawan Kertajaya mengatakan, sebelum menggelar malam puncak WOW Brand Festive 2019, pihaknya telah melakukan survey terhadap 5.800 responden di beberapa kota besar di Indonesia. WOW Brand Festive sendiri merupakan acara tahunan yang sudah digelar sejak tahun 2016.

Survey yang dilakukan mengacu pada konsep WOW Marketing. Mengadopsi konsep pemasaran Prof. Philip Kotler, selaku Father of Modern Marketing. Berdasarkan survey tersebut, MarkPlus telah mendapatkan brand-brand terbaik Indonesia yang disebut Indonesia WOW Brand 2019.

“Brand merupakan janji penjual untuk secara konsisten memberikan tampilan, manfaat dan jasa tertentu pada pembeli. Brand terbaik memberikan mutu, sehingga brand lebih dari sekedar symbol. Brand adalah inti dari pemasaran. Rumus brand dari Ogilvy yaitu 3C. Competence, Contribution, Communication,” jelasnya.

Dalam membangun dan membesarkan brand, lanjut Hendrawan, diperlukan berbagai kegiatan komunikasi yang dilakukan oleh pemilik brand. Di sinilah pemasaran mulai berkegiatan agar produk atau jasa yang ditawarkan menjadi berbeda dengan produk atau jasa yang lain. Sehingga, akhirnya berujung pada pembelian produk atau jasa yang ditawarkan.

Menurutnya, dalam melakukan kegiatan komunikasi terhadap brand, dibutuhkan komitmen pimpinan. Termasuk konsistensi dalam melaksanakannya, agar tujuan akhir dapat tercapai. Contohnya seperti yang dilakukan Wonderful Indonesia.

“Tahun 2015, Kemenpar melakukan perkuatan brand yang dipasarkan dalam berbagai kegiatan komunikasi secara konsisten. Sehingga, saat itu Wonderful Indonesia berhasil melonjak 20 tingkat. Dari peringkat 70 pada tahun 2013, menjadi peringkat 50 di tahun 2015,” bebernya.

Saat ini, brand Wonderful Indonesia telah berada di peringkat ke-42 dunia. Namun begitu, Hermawan mengingatkan bahwa untuk memajukan pariwisata tidak bisa dilakukan sendiri oleh Kemenpar. Perlu kolaborasi antar stakeholder (pentahelix) dalam spirit Indonesia Inc.

Di lain pihak, Menteri Pariwisata Arief Yahya menyadari bahwa brand adalah inti dari sebuah marketing. Ia sangat percaya pentingnya brand. Bahkan, brand jadi inti dari perjuangan Kemenpar, yaitu Wonderful Indonesia.

“Dalam 4 tahun terakhir, Wonderful Indonesia telah mencapai titik yang kuat, setelah melakukan upaya terstruktur menggunakan konsep strategic marketing. Wonderful Indonesia ini kemudian diikuti dan disinergi oleh produk destinasi di berbagai daerah,” ujarnya.

Upaya tersebut membuahkan banyak hasil. Mulai dari pengakuan internasional maupun nasional. Hingga jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia tumbuh double digit dan berada di atas rata-rata regional, bahkan dunia.

“Yang paling penting, dengan berbagai upaya marketing yang kuat, pariwisata dapat memberikan manfaat menyeluruh, menetes sampai ke masyarakat,” jelasnya.

Mengenai millenial, Menpar Arief menegaskan bahwa Tourism 4.0 adalah Millennial Tourism yang semakin di-drive oleh FIT. Jadi, Wonderful Indonesia juga harus Wonderful di kalangan millennial. Karenanya, ada berbagai upaya Kemenpar untuk itu. Mulai dari Nomadic Tourism hingga Digital Destination. Mulai dari GenPI hingga GenWI.

Menjawab tantangan 20 juta wisman di tahun 2019, Kemenpar sudah mempersiapkan 3 inisiatif utama. Yaitu ordinary (branding, advertising, selling), extraordinary (airline incentives, hot deals, CDM), dan super extraordinary (tourism hub, cross border, dan LCCT).

“Tentunya, saya mengajak seluruh brand owners dan managers untuk bersinergi mempromosikan Indonesia, sehingga Brand Wonderful Indonesia dapat memberikan impact kepada lebih banyak stakeholder,” pungkasnya. (*)

Redaktur: Cholis Faizi Sobari

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Landy Primasiwi
Reporter
Landy Primasiwi

KULINER