Melipir ke Lombok Penumpang Kapal Pesiar Ini Belanja di Pasar Seni

Beberapa penumpang kapal MV Sun Princes berbelanja di Pasar Seni Sesela.
Beberapa penumpang kapal MV Sun Princes berbelanja di Pasar Seni Sesela.

Jumat (15/3), sebagian besar pedagang di Pasar Seni Sesela mendadak kebanjiran tamu. Sekitar dua ribu lebih penumpang kapal pesiar MV. Sun Princes, mengunjungi pasar seni ini dalam rangkaian One Day Tour mereka. Kapal pesiar ini datang dari Darwin, Australia, singgah di Lombok sebelum melanjutkan berlayar menuju Vietnam.

“Beberapa destinasi mereka di One Day Tour ini, ada Pasar Seni Sesela dan Senggigi. Kita harapkan mereka melakukan transaksi yang cukup banyak,” demikian disampaikan Kadispar NTB, Mohammad Faozal di kantornya (15/03).

Di pasar seni yang berada di Lombok Barat itu, para pelancong membeli beragam macam souvenir tersedia. Ada bermacam-macam bentuk perhiasan mutiara, kerajinan kayu dan gerabah. Tersedia pula kain-kain tenun khas Lombok.

Iwan Sastrawan, pemilik dari art shop Alam Raya, mengaku bersyukur telah didatangi para penumpang kapal pesiar ini.

“Banyak dari mereka yang tidak sempat menukarkan uang. Akhirnya, mereka berbelanja menggunakan mata uang mereka sendiri,” jelas Iwan sambil menunjukkan beberapa lembar mata uang asing. 

Melipir ke Lombok Penumpang Kapal Pesiar Ini Belanja di Pasar SeniPenumpang pasar MV Sun Princes sedang bersantai di Patai Sengigi. 

Usai berbelanja di Pasar Seni Sesela, rombongan penumpang kapal pesiar bergerak menuju pantai Senggigi. Mereka menggunakan enam bus pariwisata yang disediakan kapal pesiar yang bekerjasama dengan agen-agen tour setempat. 

Di pantai yang menjadi salah satu destinasi andalan di Lombok itu, para pelancong menghabiskan waktu berjalan-jalan. Sementara sebagian bersantap makanan khas di Warung 

Enam bis besar tampak telah terparkir di sekitar kawasan Pasar Seni Senggigi. Sebagian mereka sedang bersantap di Warung Yessi, sebagian lainnya berjalan-jalan di pantai.

Pasar Seni Senggigi sendiri berada di pusat keramaian destinasi wisata paling terkenal di kawasan barat Lombok. Deretan café, warung serta hotel berbintang seperti Sheraton bisa diakses cukup dengan berjalan kaki. 

Keramaian di hari Jumat itu memberikan warna baru bagi Senggigi. Pascagempa Lombok lalu, sebagian besar bangunan di samping kiri dan kanan ruas jalan raya utama Senggigi sudah diperbaiki. Reruntuhan efek gempa juga sudah semakin sedikit. Semoga, dengan mulai semakin banyaknya wisatawan kembali berkunjung, Lombok dan sebagian besar destinasi wisata segera ekstra berbenah.  

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Landy Primasiwi
Reporter
Landy Primasiwi

KULINER