Buoy Merah Putih, Pendeteksi Tsunami Selat Sunda

Buoy Merah Putih, Pendeteksi Tsunami Selat Sunda - GenPI.co
BPPT meluncurkan alat pendeteksi tsunami bernama Buoy Merah Putih di Selat Sunda. (Foto: TwitterBPPT)

GenPi.co - Kabar gembira datang dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang telah meluncurkan Buoy Merah Putih. Ini merupakan taknologi baru untuk memberikan peringatan dini multibencana. Buoy ini dipasang di Kawasan Gunung Anak Krakatau.

Bentuk Buoy ini mirip dengan gangsing yang memiliki ukuran 1,7 meter dan tinggi 1,8 meter. Dilansir dari website resmi BPPT, Buoy ini dibawa dengan kapal riset Baruna Jaya IV milik BPPT dan bertolak dari dermaga 006, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara menuju perairan Selat Sunda, Rabu, (10/4).

Diunggah dalam akun twitter Sutopo Purwo Nugroho, kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, “Buoy tsunami hanya satu bagian dari sistem EWS tsunami. Semoga menyusul daerah-daerah lain yang rawan tsunami tergelar buoy tsunami.”

Baca juga: Arief Yahya: Selat Sunda Sudah Aman untuk Dikunjungi

Bouy ini akan diletakkan 5 km dari Gunung Anak Krakatau dan sekitar 100-200 dari pantai untuk Mega Thrust. Cara kerja Buoy ini akan membawa sinyal data gelombang laut secara real time ke Pusat Data Buoy Indonesia (PDBI) di BPPT.

Selanjutnya akan mengirimkan data tsunami ke Tsunami Early Warning Center. Harapannya Indonesia dapat menerapkan early warning system secara nasional. Ke depannya akan ditargetkan tiga fase pembangunan Buoy dan Cable Based Tsunameter atau kabel bawah laut. 


Berita Selanjutnya