Puncak Arus Mudik Terjadi H-5 Lebaran

Puncak arus mudik di Stasiun Senen, (IST)
Puncak arus mudik di Stasiun Senen, (IST)

GenPI.co - Kementerian Perhubungan memperkirakan puncak arus mudik 2019 terjadi H-5 Lebaran. Pemudik tahun ini diperkirakan meningkat dari tahun sebelumnya.

"Kita mendengar, menyerap apa yang disampaikan kawan-kawan stakeholder, tadi banyak masukan bagus dan kita akan lakukan elaborasi dan juga menjadi satu pertimbangan kita untuk mempersiapkan angkutan 2019," kata Sekjen Kementerian Perhubungan, Djoko Sasono kepada wartawan setelah rapat di Kantor Kemenhub, Jakarta, Senin (22/4).

Berdasarkan hasil rapat, Sasono mengatakan puncak arus mudik Lebaran 2019 diperkirakan jatuh pada 31 Mei 2019. Namun, dia memastikan setiap moda transportasi memiliki puncak yang berbeda.

Baca juga: Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Bisa Pilih Jalur Darat

"Beberapa kita sudah menyebutkan kemungkinannya, tiap tiap moda berbeda beda angkutan jalan berbeda dengan angkutan udara, laut, dan kereta api, kita amati dari laporan litbang antara lain puncak arus mudik sekitar tanggal 31 Mei," ujarnya.

Berdasarkan hasil survei Litbang Kemenhub, pemudik dari Jabodetabek, Banten, dan Bandung pemudik tahun ini diperkirakan mencapai 18,2 juta orang. Pemudik didominasi dari Jabodetabek sebesar 14,9 juta orang, kemudian Banten 622 ribu orang, dan Bandung sekitar 2,7 juta orang.

Sasona juga memperkirakan ada peralihan moda transportasi karena Tol Surabaya-Jakarta telah dibuka. "Secara total (pemudik) naik trendnya, ada pergeseran moda tapi kemungkinan moda udara, kayak tahun lalu ada penurunan dari moda udara karena ada pembukaan jalan tol sampai Surabaya," ucapnya.


Selain itu, hasil survei juga memetakan para pemudik dari Jabodetabek akan menggunakan bus sekitar 4,4 juta orang (30), mobil pribadi 4,3 juta orang (28,9%), sisanya menggunakan kereta api, pesawat dan sepeda motor. Sasono mengatakan mayoritas menggunakan bus karena adanya tol Trans Jawa dan tol Sumatera.


Redaktur : Cahaya

RELATED NEWS