Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Soroti Keinginan Menag Soal Pembacaan Doa, PKS Ingatkan Fatwa MUI

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Foto: Kemenag
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Foto: Kemenag

GenPI.co - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meminta setiap agenda kementeriannya tidak hanya dimulai dengan pembacaan doa secara Islam, tapi juga doa dalam agama lain. 

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi Agama DPR RI Bukhori Yusuf pun mempertanyakan logika hukum Menteri Agama tersebut.

"Apa yang salah jika dalam komunitas keagamaan yang majemuk, kemudian pemeluk agama mayoritas yang memimpin doa?,” ungkap Bukhori di Jakarta, Selasa (7/4). 

BACA JUGAAlhamdulillah, Kemenag Izinkan Salat Tarawih dan Eid di Masjid

Politisi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menilai, ritual doa adalah praktik peribadatan yang terkait dengan keyakinan dan sudah memiliki aturannya masing-masing.

Menurutnya, jika praktik ritual tersebut dicampuradukan dengan keyakinan lain, atas dasar logika toleransi yang keliru, akan menyalahi ajaran yang telah termaktub dalam masing-masing agama.

"Kita perlu kembali mendudukan makna toleransi secara utuh dan lurus sebagaimana diajarkan Al-Qur'an dan sunah," jelasnya. 

Menurutnya, Islam adalah agama yang toleran, sementara toleransi dalam Islam berlaku dalam hal muamalah (relasi sosial), bukan dalam hal akidah maupun ibadah. 


Reporter : Andi Ristanto

Redaktur : Hafid Arsyid

Share to LINE LINE Share to WhatsApp WhatsApp

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING