Kabar Gembira! Ada Temuan Eskalator Pemindai

Rancangan eskalator pemindai (sumber: dailymail.co.uk)
Rancangan eskalator pemindai (sumber: dailymail.co.uk)

GenPI.co— Jika menggunakan tranportasi udara, kamu harus melalui sejumlah tahapan pemeriksaan. Desainer Industri asal India dan Kanada pun membuat rancangan baru untuk bisa mempercepat proses itu. 

Desainer industrial dari India Ashish Thulkar dan Charles Bombardier asal Kanada, membuat eskalator yang sekaligus sebagai alat pemindai yang diberi nama ‘Aerochk’

Keduanya membuat rancangan terbaru bagi bandar udara, yang membuat penumpang bisa mengurangi waktu terbuang dengan melakukan serangkaian pemeriksaan keamanan, imigrasi, dan bagasi. Karena, semua itu bisa dilakukan hanya dengan  menaiki eskalator. 

Baca juga: Bandara Gatot Subroto Way Kanan Resmi Layani Penerbangan Komersial

Rancangan ini juga mengurangi antrean pada saat check-in, dan pemeriksaan imigrasi di tiap bandara.

Cara kerjanya, penumpang pesawat menaiki eskalator, dan meletakkan paspor mereka di rel sebelah kiri yang akan melalui mesin pindai. Sementara, tas diletakkan di sebelah kanan yang akan melalui mesin timbang. 

Penumpang sendiri akan melalui portal di eskalator, yang melakukan pemeriksaan pada mereka.

Mesin pemindai akan mengenali apakah paspor asli atau tiruan, dan apakah pemiliknya terdaftar untuk penerbangan selanjutnya. 

Jika terjadi hal yang mencurigakan atau paspor ditolak, maka petugas akan segera mengetahui dan melakukan wawancara. Paspor yang tidak bermasalah akan bisa diambil begitu penumpang selesai dari eskalator. 

Barang bawaan penumpang akan langsung ditimbang saat diletakkan di rel kanan eskalator. Jika beratnya melebihi ketentuan, maka barang itu akan dipisahkan. 

Barang bawaan juga akan melalui mesin yang melihat isi tas, dan bila terdapat hal mencurigakan dan memerlukan pemeriksaan manual, maka barang tersebut juga akan dipisahkan. 

Barang bawaan yang tidak bermasalah, akan bisa diambil setelah penumpang menyelesaikan pemeriksaan di eskalator.

Penumpang yang menaiki eskalator akan dibawa melalui portal yang akan memindai penumpang. Foto wajah akan segera dicocokkan dengan paspor. Mesin akan menanyakan sesuatu pada penumpang dan merekam hasilnya. 

Portal eskalator juga akan merekam tinggi dan bobot penumpang, untuk menyesuaikan keseimbangan pesawat. 

Peralatan lain pada portal eskalator akan memutuskan, apakah penumpang memiliki ancaman kepada negara yang akan dikunjungi.

Rancangan ini memang baru pada tahap konsep, namun teknologi yang dipergunakan telah tersedia dan dapat segera diwujudkan.

Selain untuk penumpang biasa, Aerochk bisa dibuat dalam versi untuk anak-anak, orang tua, dan difabel. Para perancangnya juga mengatakan bahwa eskalator pemindai bisa diterapkan pula di pelabuhan, stasiun kereta, dan terminal.

Wah seru juga ya Traveler kalau ini segera diterapkan, kita tidak perlu terlalu lama mengantre di bandara!

Redaktur: Linda Teti Cordina

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Mia Kamila
Reporter
Mia Kamila

KULINER