Turis Minta Maaf Usai Tuduh Petugas Homestay Raja Ampat Mencuri

Surat pernyataan tertulis Wisatawan asal Prancis Christophe Jolibois. (Foto Istimewa) (ANTARA)
Surat pernyataan tertulis Wisatawan asal Prancis Christophe Jolibois. (Foto Istimewa) (ANTARA)

GenPI.co — WIsatawan asing asal Perancis akhirnya meminta maaf setelah semapt menuding adanya petugas homestay tempanya menginap mencuri uang miliknya.

Dilansir Antara, Minggu (28/4/2019), wisatawan bernama Christophe Jolibois, meminta maaf kepada pihak pemilik Homestay Kordiris. Permintaan maaf tersebut dilakukan secara lisan maupun tertulis di atas kertas bermaterai yang disaksikan pihak kepolisian dan media di Kabupaten Raja Ampat.

Pemilik Homestay Kordiris, Lusi Mambrasar mengatakan bahwa wisatawan Prancis tersebut menginap semalam di Homestay Kordiris pada 22 April 2019. Kemudian keesokan harinya wisatawan tersebut minta diantar ke Pulau Kri untuk menyelam dan menginap.

Baca juga: Traveler Asal Gorontalo ini Terpukau Keindahan Raja Ampat

Lusi mengatakan, wisatawan tersebut kemudian menuduh staf Homestay Kordiris mencuri uang miliknya tanpa dasar dan meminta pihak homestay mengganti senilai Rp2,7 juta. Tidak hanya itu, menurut Lusi, tuduhan tersebut juga dilakukan dengan komentar yang ditulis di halaman website khusus pemesanan homestay di Raja Ampat.

Lusi menjelaskan, dalam komentarnya wisatawan tersebut melarang orang-orang menginap di Homestay Kordiris karena kehilangan uang senilai Rp 2,7 juta. Akibat tuduhan tanpa dasar di website tersebut, wisatawan yang telah memesan kamar Homestay Kordiris membatalkan pesanan.

Baca juga: Gua Pulau Gam, Jadi Destinasi Baru Wisata Raja Ampat


"Kami sudah lapor polisi dan masalah ini sudah selesai. Wisatawan tersebut telah buat penyataan maaf baik lisan maupun tertulis di atas kertas bermaterai serta melaluli website Homestay Raja Ampat guna memulihkan nama baik Homestay Kordiris," jelas Lusi. (ANT)


Redaktur : Maulin Nastria

RELATED NEWS