Traveloka Dorong Pemulihan Sektor Perjalanan dan Pariwisata

 Traveloka Clean Partners: Dorong Penerapan Protokol CHSE ( foto: Antaranews)
Traveloka Clean Partners: Dorong Penerapan Protokol CHSE ( foto: Antaranews)

GenPI.co - Traveloka, perusahaan teknologi penyedia layanan perjalanan dan gaya hidup berbasis digital terkemuka di Asia Tenggara, mengadakan secara online acara peluncuran Kampanye Traveloka Clean Partners, Kamis (13/8).

Kampanye ini merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung Protokol CHSE (Clean, Health, Safety, and Environment) dan kontribusi Traveloka terhadap percepatan pemulihan sektor perjalanan dan pariwisata di Indonesia.

Disematkan untuk produk dan layanan Traveloka, mulai dari Transportasi, Hotel, Xperience, hingga Eats, Kampanye Traveloka Clean Partners memiliki portofolio end-to-end yang lengkap dan komprehensif, memberikan kemudahan bagi pengguna yang ingin melakukan aktivitas perjalanan dan gaya hidup di era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dengan rasa aman dan nyaman. 

BACA JUGA: Banyak Permintaan Membatalkan Perjalanan di Traveloka

Kampanye Traveloka Clean Partners telah hadir secara bertahap sejak Juni 2020 di lebih dari 240 kota di tanah air dan hingga kini telah menggandeng lebih dari 2.000 mitra yang telah berkomitmen untuk memenuhi standar protokol kebersihan, kesehatan, dan keamanan yang sesuai dengan ketetapan pemerintah dan institusi terkait.

loading...

Turut hadir dalam sesi peluncuran Traveloka Clean Partners, Wishnutama Kusubandio, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

“Kami mengapresiasi komitmen dan dukungan dari para pelaku industri, termasuk Traveloka, yang senantiasa mendukung kemajuan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia. Di fase transisi ini, dibutuhkan kerja sama berbagai pihak untuk menghadirkan inovasi-inovasi yang tidak hanya mendorong pemulihan industri, namun juga untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di tanah air.”

Pada masa transisi PSBB di periode Juni, data internal Traveloka menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan diri masyarakat untuk melakukan perjalanan dan aktivitas di luar rumah meningkat sebanyak 16%, dari sebelumnya 29% menjadi 45%. 


Redaktur : Landy Primasiwi

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Special Needs Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING