Kunjungi 10 Destinasi ini Saat Mudik ke Blora

Gunung Pencu, salah satu destinasi wisata di Blora. (Foto: Cahyo Dwi)
Gunung Pencu, salah satu destinasi wisata di Blora. (Foto: Cahyo Dwi)

GenPI.co – Kabupaten Blora memiliki sejumlah destinasi yang menarik untuk disambangi. Hal tersebut membuat mudik ke Blora menjadi hal yang menyenangkan. 

Berikut ini ialah 10 Top Destinasi Wisata di Kabupaten Blora yang bisa kamu kunjungi saat mudik lebaran tahun 2019.

Goa Terawang

Goa Terawang  terletak di Jalan Todanan-Blora, Desa Kedung Wungu, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora. Lokasi goa ada di tengah-tengah hutan jati di atas milik Perhutani KPH. Perjalanan menuju goa sangatlah menyenangkan karena Anda bisa menikmati keindahan hutan serta hembusan angin yang  sepoi-sepoi.

Waktu yang cocok untuk berkunjung kesini ialah saat pagi hari sekitar pukul 08:00-10:00 WIB, Karena di dalam gua tersebut terdapat lubang yang memancarkan cahaya yang epic serta sangat cocok untuk kita foto dibawahnya.

Baca juga: 10 Kuliner Pamekasan ini dijamin Menggugah Selera 

Gunung Cengklik

Gunung Cengklik ini berada di Desa Bicak,Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, kawasan Gunung berbatu yang dahulunya hanya berupa lahan liar, kini disulap menjadi sebuah objek wisata alam yang menarik untuk wisatawan.

Para pemuda desa bersama-sama membuat gardu pandang, rumah pohon hingga gazebo dari kayu dan bambu yang diletakkan di puncak gunung. Sehingga lokasi tersebut menjadi tempat yang menarik untuk berburu foto pemandangan alam.

Bukit Pencu

Ini adalah satu spot menarik untuk melihat sunrise dari puncak tertinggi di Blora. Bukit Pencu yang berada di Desa Gayam, Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Konon kawasan bukit pencu yang dulunya dikenal sebagai tempat orang bertapa atau mengasingkan diri, kini ramai dikunjungi karena telah menjadi salah satu destinasi wisata alam unggulan Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Baca juga: Mudik ke Tulungagung, Sambangi Destinasi ini 

Desa wisata Kampung Samin

Samin di Desa Sambongrejo, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, menjadi salah satu pusat pendidikan dalam upaya pemberantasan buta aksara. Masyarakat Samin yang sudah tua pun, kini telah melek huruf dan bisa menulis.

Tidak hanya itu saja, mereka juga diajari kemandirian ekonomi dengan pelatihan membatik, pembuatan makanan ringan, dan lainnya. Hal itu menjadi sumber pendapatan baru mereka selain bercocok tanam. Semua itu dilakukan dengan tetap mempertahankan budaya dan tradisi setempat.

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung Deswita (Desa Wisata) Kampung Samin, kita bisa belajar tentang kesederhanaan masyarakat yang masih berpegang teguh sama ajaran yang diwariskan Samin Surosentiko.

Waduk Greneng

Obyek Wisata Waduk Greneng merupakan Obyek Wisata Alam berupa Waduk terletak didukuh Greneng, Desa Tunjungan, Kecamatan Tunjungan Kabupaten Blora + 12 km kearah barat laut dari Kota Blora. 

Obyek Wisata ini mempunyai fungsi ganda yaitu sebagai fungsi utama irigasi tanah pertanian dan pembesaran ikan air tawar. Selain menikmati pemandangan, kamu bisa beli ikan segar di sini.

Waduk Tempuran

Waduk Tempuran dibangun tahun 1916. Masyarakat Blora biasanya ke Waduk tempuran untuk berwisata menaiki perahu nelayan air tawar. Bisa juha makan masakan serba ikan di sekitar waduk Tempuran.

Baca juga: Mudik ke Jombang, Kunjungi Destinasi Wisata ini 

Goa Sentono

Wilayah Blora memiliki banyak goa alam yang menarik untuk dijelajahi. Salah satunya adalah Goa Sentono. Destinasi ini berada di Dusun Sentono, Desa Mendenrejo, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora. Letaknya tepat di pinggir Sungai Bengawan Solo.

Para pengunjung biasanya menyambangi Goa Sentono kala sore hari. Pasalnya, pemandangan matahari terbenam (sunset) dari tempat itu begitu spektakuler. 

Cemoro Pitu

Kawasan hutan Cemoro Pitu yang terletak di tepi barat Waduk Greneng, Desa Tunjungan, Kecamatan Tunjungan kini dikembangkan menjadi lokasi Wanan Wisata oleh Perhutani KPH Blora bekerjasama dengan Karang Taruna setempat.

Tempat yang tadinya berupa kawasan hutan itu kini sudah disulap menjadi lokasi wisata dengan konsep go green dan mempertahankan keasrian alam yang dipadukan dengan keindahan Waduk Greneng.

Wana Wisata Kedungpupur

Destinasi wisata ini semakin cantik setelah revitalisasi oleh Pertamina beberapa waktu lalu. Revitalisasi antara lain dilakukan  terhadap kolam renang yang ada di tempat itu.Kawasan ini juga sudah dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung untuk pengunjung.

Lokomotif Wisata Cepu

Kereta wisata yang ditarik lokomotif tua ini baru saja diluncurkan pada Januari 2018 dengan nama Loko Tour Kereta Ruston. Lokomotif wisata ini merupakan paket perjalanan melintasi hutan jati KPH Cepu.

Uniknya, kereta diesel wisata ini masih menggunakan gerbong peninggalan masa lalu. Jalur kereta api di perkebunan ini dibangun sekitar tahun 1915 dan beroperasi penuh hingga akhir 1990-an, dengan lebih dari 300 kilometer (190 mil) jalur di Hutan Perhutani.

Simak juga: 


Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Mia Kamila
Reporter
Mia Kamila

KULINER