
Selain itu, US Core PCE Price Index diperkirakan turun ke 4,9 persen yoy pada April 2022 dari 5,2 persen yoy di Maret 2022.
Hal tersebut membangun optimisme bahwa tekanan inflasi di AS mulai melandai dan dampaknya ke perusahaan tidak sebesar yang dikhawatirkan.
"Dengan demikian, agresivitas the Fed dalam melakukan pengetatan kebijakan moneter mungkin berkurang," ujarnya.
BACA JUGA: IHSG Sepekan Positif, Market Cap Tembus Rp 9.258 Triliun
Oleh sebab itu, BBCA, BBNI, BBRI, BMRI menarik untuk dicermati.
Potensi rebound lanjutan pada building construction ADHI, PTPP, WIKA dan WSKT juga dapat diperhatikan.
BACA JUGA: IHSG Memelesat 2,07 Persen, Ini Saham Paling Banyak Dibeli Asing
Saham lainnya, meliputi UNTR, INDF, ADRO dan AKRA.(*)
Heboh..! Coba simak video ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News