Yuk Kenalan dengan Penyanyi Reggae Lombok, Raga Fullmoon

Penyanyi musik reggae asal Lombok, Raga Fullmoon
Penyanyi musik reggae asal Lombok, Raga Fullmoon

GenPI.co – Berbagai persiapan untuk mempertunjukkan keistimewaan Lombok saat gelaran Moto GP di sirkuit Mandalika, Lombok, terus dilakukan, salah satunya mengenal musik reggae. Kesenian tradisional Gendang Beleq Lombok, perlahan, semakin dikenal, nusantara mau pun dunia. 

Namun, tak banyak yang tahu, beberapa jenis musik dunia juga eksis di Lombok. Salah satunya, music Reggae. Di Lombok, tiga spot mainstream yang kerap menghadirkan jenis musik ini, berada di Gili Trawangan, Senggigi dan Mandalika.

Buat kamu pecinta musik ini, yuk kenalan dengan Raga Fullmoon. Raga awalnya seperti kebanyakan pemuda asli Lombok. Ia kerap menjual paket wisata private, sementara bermusik hanya hobinya semata. Hobinya ini kemudian berubah menjadi branding karakternya yang semakin melekat.

Bagaimana tidak? Respon para fans setianya dari bermusik di lintas café dan resto, memberinya semangat melakukan tur musik ke luar negeri. Tur pertamanya berlangsung di negeri tembok Berlin (tahun 2017). Waktu itu, ia disponsori teman dan pacarnya. 

Tahun ini, Raga juga sedang sibuk selesaikan tur pribadinya, ke negara-negara di Asia. Ia akan berkeliling menyanyikan lagu-lagu Reggae terkenal dunia, lagu popular, juga tiga single miliknya pribadi, mulai dari negeri Jiran, Brunei Darussalam, juga negara gajah putih Thailand.

Baca juga:

Presiden Jokowi Kepincut Kain Tenun Sade Lombok

Zohri, Magnet Baru Wisata Lombok

“Aku merasa senang, diberi kesempatan menghibur anak-anak korban gempa Lombok. Waktu itu, aku digandeng lembaga Aku Anak Lombok (fanpage sosial media facebook)

. Kami road show seharian, mulai dari base camp pengungsi di desa Sembalun, desa Sambelia dan beberapa base camp pengungsi lainnya di Lombok Timur,” kisah Raga, mengingat sedikit pengalamannya di momen trauma healing pascagempa Lombok tahun lalu.

Raga lahir di desa Kesik, Lombok Timur, sekitar tiga puluh tahun lalu. Kemampuannya bermain musik serta berbahasa asing (Bahasa Inggris) ia pelajari otodidak. Interaksi kesehariannya di lokasi-lokasi wisata mainstream Lombok, menjadi sejarah eksisnya ia sekarang sebagai pemusik di genre Reggae.


Simak juga video pilihan ini:


Redaktur: Maulin Nastria

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Mia Kamila
Reporter
Mia Kamila

KULINER