Wow! Fashion Show Tenun Digelar Perdana di Hutan Bakau Kendari

Fashion show busana tenun Masali dengan latar hutan bakau Kendari, Sultra.
Fashion show busana tenun Masali dengan latar hutan bakau Kendari, Sultra.

GenPI.co - Gelaran fashion show tak selalu dihelat di sebuah catwalk panjang, namun dapat pula dilaksanakan dengan latar alam permai seperti hutan bakau. Hal tersebut diselenggarakan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara dalam rangka mengembangkan tenun Masalili sebagai kekuatan ekonomi lokal.

Menurut siaran pers yang diterima GenPI.co Jumat (24/5) malam, sebagai salah satu upaya memperkenalkan tenun Masalili ke masyarakat, acara fashion show tersebut digelar di tengah keindahan hutan bakau di Kota Kendari, pada Selasa (21/5) lalu.

Koleksi tersebut menampilkan rancangan modest wearhasil produksi UMKM binaan Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sultra yakni dan diolah oleh desainer Wignyo Rahadidan Irma Intanbeserta desainer asal Kendari.

Baca juga: Hijrah Fest, Tausiah yang Dikemas Dengan Cara Berbeda 

Wow! Fashion Show Tenun Digelar Perdana di Hutan Bakau KendariBusana-busana menarik dengan tenun Masili. 

loading...

Dari mulai dari gaya kontemporer hingga Syari, keseluruhan rancangan menggunakan kain tenun Masalili. Desainer Wignyo Rahadi menampilkan koleksi modest wear bertema “Re-Masalili” yang dikembangkan dari inspirasi gaya busana Retro dengan menonjolkan permainan cutting yang bervolume. Ada model lengan setali, celana harem, rok draperi, dan dressaksen tumpuk, dilengkapi turban dan hijab model capuchon.

Tenun Masalili dalam pilihan warna kuning, hijau, biru, hingga ungu, dikombinasi dengan tenun Lurik dan tenun ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin) corak Sobi dan Bintik yang menjadi ciri khas Tenun Gaya, brandyang dibuat oleh desainer Wignyo Rahadi. Sentuhan ornamen tumpuk, draperi, dan asimetris turut menjadi daya pikat koleksi dari olahan tenun Masalili.

Sementara itu, Desainer Irma Intanyang merupakan desainer kelahiran Kendari, menampilkan koleksi busana muslim Syari. Busana tersebut bertema “Himeka” yang dalam bahasa Sansekerta berarti sorot mata yang bercahaya.


Reporter : Hafid Arsyid

Redaktur : Paskalis Yuri Alfred

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Before After Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING