Mahasiswa IPB Bogor Ciptakan Software Kekerasan Seksual

Mahasiswa IPB Bogor Ciptakan Software Kekerasan Seksual - GenPI.co
Memiliki stamina yang tak pernah kendur, empat zodiak ini dikenal paling kuat dalam urusan ranjang. (foto: freepik)

GenPI.co - Tim mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) mengembangkan perangkat lunak atau software bernama TTM.

Software bernama TTM ini bertujuan untuk memberikan bantuan kepada korban kekerasan seksual dengan memudahkan pelaporan.

Tim mahasiswa yang beranggotakan Cindy Aurellie Hutomo, Ali Naufal Ammarullah dan Muhammad Fauzan Ramadhan membuat software itu untuk kompetisi UNY IT Competition 2021 dan keluar sebagai juara ketiga.

BACA JUGA:  Lagi, Rektor IPB Bogor Positif Covid-19

Dalam kompetisi yang berfokus pada pengembangan software sebagai alternatif pendukung terwujudnya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), tim mengembangkan TTM dengan latar belakang kasus kekerasan seksual terhadap perempuan di Indonesia tidak kunjung usai.

Kekerasan seksual baik di ranah personal maupun komunitas dan terdapat stereotip yang menjadikan penanganan kasus menjadi bias dan korban tidak melanjutkan penanganan kasus.

BACA JUGA:  IPB Resmikan Taman Kehati, Pusat Edukasi untuk Melestarikan Alam

"Sasaran pengguna aplikasi ini adalah korban kekerasan seksual, terutama perempuan. Fitur TTM terbagi tiga, yaitu pelaporan, konsultasi, dan panic button. Fitur pelaporan memudahkan pengguna melaporkan terkait insiden yang dialami, sehingga pengguna tidak perlu repot pergi ke tempat berwajib," jelas Ali, salah satu anggota tim yang mengembangkan TTM.

Proses pelaporan kemudian diteruskan ke pelayanan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA). Fitur konseling memberi tempat untuk konseling dengan dokter dan psikolog serta menyediakan sarana telepon yang tersambung dengan Layanan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA).

BACA JUGA:  Perusahaan Agrobisnis Gandeng IPB, Ciptakan Inovasi Baru

Selain itu, terdapat pula fitur panic button yang dapat menarik perhatian dari lingkungan sekitar apabila pengguna mengalami kekerasan seksual dengan jika menekan tombol help, ponsel dapat mengeluarkan suara secara berulang serta layar berisi tulisan permintaan tolong.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara