Arus Balik Mudik Lebaran, Gerai Oleh-oleh Laris Manis

Suasana di gerai oleh-oleh khas Melayu jalan Kaharudin Nasution Pekanbaru dikunjungi pembeli, Minggu (9/6). (Foto Heru/GenPI.co)
Suasana di gerai oleh-oleh khas Melayu jalan Kaharudin Nasution Pekanbaru dikunjungi pembeli, Minggu (9/6). (Foto Heru/GenPI.co)

GenPI.co — Arus balik mudik Lebaran 1440 Hijriah membuat para pelaku UMKM oleh-oleh khas Melayu Riau gembira. Pasalnya pencapaian jumlah omzet meningkat sebanyak tujuh kali lipat.

Pantauan GenPI.co, Minggu (9/6) siang di gerai oleh-oleh Jingga, jalan Kaharudin Nasution, kota Pekanbaru, para pemburu oleh-oleh berdatangan. Berbagai jenis oleh-oleh khas Melayu hampir ludes diborong. 

Oleh-oleh khas Melayu Riau yang diminati para pembeli yaitu, kue bangkit, lempuk durian, dodol, sagon bakar, ting-ting, dodol kedondong dan dodol ketan hitam. 

Kemudian ada juga, keripik nanas, keripik nangka, kacang pukul, lapis legit, bolu kembojo dan ketan talam durian. 

Pengelola gerai oleh-oleh khas Melayu Jingga, Rido saat diwawancarai GenPI.co menyampaikan, pada hari Sabtu (8/6) kemarin, pencapaian omzet meningkat 7 kali lipat dibandingkan waktu penjualan sebelumnya. 

loading...

"Omzet hari sabtu kemarin meningkat 7 kali lipat. Pencapaian jumlah ini paling tertinggi dibandingkan sebelumnya. Pernah juga pada minggu pertama di bulan Ramadhan, omzet meningkat 3 lipat. Lumayanlah bagi kami yang membuka usaha oleh-oleh baru satu bulan ini," ungkapnya. 

Dijelaskan Rido, alasanya menjual oleh-oleh khas Melayu, karena lokasi di tempat ia berjualan sangat strategis berada di dekat Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, dibuka mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB

Kemudian, banyaknya pelaku usaha UMKM di Pekanbaru pembuat oleh-oleh khas Melayu, membuat Rido semakin bersemangat untuk membantu memasarkan produk UMKM itu. 


Redaktur : Maulin Nastria

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Rumah Impian Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING