Ini Fakta Menarik Seputar Hujan Meteor Perseid

Ilustrasi hujan meteor Preseid. (Foto: Daily Express)
Ilustrasi hujan meteor Preseid. (Foto: Daily Express)

GenPI.co - Fenomena hujan meteor perseid menghiasi langit di berbagai belahan dunia di awal bulan Agustus 2019. Hujan meteor perseid merupakan fenomena yang terjadi ketika Bumi memasuki bidang puing-puing yang ditinggalkan komet Swift-Tuttle. Fenomena hujan meteor ini juga bisa disaksikan langsung dengan mata telanjang, tanpa bantuan alat.

Nah untuk lebih memahaminya, berikut fakta menarik dari fenomena hujan meteor perseid.

Berasal dari sisa debu komet Swift-Tuttle

Meteor-meteor Perseid berasal dari serpihan debu ekor komet Swift-Tuttle yang masuk ke atmosfer Bumi. Komet Swift-Tuttle pertama kali ditemukan pada tahun 1862 dan mengelilingi Matahari setiap 130 tahun sekali. Meteor tersebut dinamakan Perseid karena titik radian hujan meteor ini seolah-olah berasal dari arah rasi bintang Perseus.

Jumlah meteor tahun ini lebih sedikit

Jumlah hujan meteor Perseid tahun ini relatif sedikit dibandingkan tahun lalu. Biasanya, jumlahnya bisa mencapai 90 meteor per jam.Namun, karena fenomena hujan meteor Perseid tahun ini terjadi hampir bersamaan dengan Bulan purnama, maka jumlahnya tidak akan sebanyak biasanya.

Bisa disaksikan di Indonesia


Hujan meteor Perseid bisa dilihat dari berbagai wilayah di dunia, termasuk di seluruh wilayah Indonesia. Fenomena ini bisa disaksikan di rentang waktu pukul 22.00-05.00 WIB, dan puncaknya terjadi pada sekitar tanggal 12 hingga 13 Agustus 2019. Selain itu, hujan meteor perseid juga bisa dilihat tanpa alat bantu seperti teropong atau teleskop.


Reporter : Yasserina Rawie

Redaktur : Paskalis Yuri Alfred

RELATED NEWS

Berita Tentang Mesin Waktu Terbaru dan Terkini Hari ini

KULINER