Pesona Awkarin dengan Balutan Tenun Sumba Bikin Netizen Meleleh

Awkarin tampil cantik dan anggun dalam balutan tenun Sumba yang eksotis. (Foto: Instagram/@awkarin)
Awkarin tampil cantik dan anggun dalam balutan tenun Sumba yang eksotis. (Foto: Instagram/@awkarin)

GenPI.co - Sebagai seorang influencer media sosial, nama Awkarin selalu menjadi sorotan kaum milenial. Dalam hal berpakaian, ia pun mencuri perhatian. Seperti baru-baru ini, gadis yang akrab disapa Karin itu terlihat mengenakan kain sumba yang melilit tubuh indahnya.

Lewat unggahan foto di akun Instagram miliknya, ia memamerkan beberapa kain Sumba yang dikenakan saat berlibur di Nusa Tenggara Timur (NTT). Jauh dari kesan terbuka dan ketat, Karin justru terlihat menawan dengan balutan beberapa helai tenun dengan corak khas pulau Sumba.

BACA JUGA: 4 Hot Mom Indonesia Pemilik Bibir Sensual, Nomor 3 Hmmm Banget

Kain tersebut ia lilitkan di badannya hingga menyerupai sebuah gaun. Dalam keterangan foto, ia pun memberikan edukasi kenapa kain tersebut bernilai mahal.

“Apasih yang membuat kain Sumba harganya mahal? Kain Sumba sendiri bisa dibanderol dengan harga 2jt s/d 10 jt rupiah. Ternyata setelah saya survey dan interview para pembuat kain Sumba hari ini, kain Sumba bertarif mahal dikarenakan proses pembuatannya yang sulit dan lama,” papar Karin di keterangan foto, Jumat (18/10).

Melengkapi penampilannya, perempuan bernama asli Karin Novilda itu memakai ikat kepala dari kain tenun serta aksesoris berupa kalung tradisional. Di sampingnya terlihat kain-kain Sumba yang tergantung dengan mewahnya.

Karin menjelaskan, bahwa kain Sumba memiliki nilai yang berharga sebab diproduksi dalam waktu lama, “Proses pembuatannya memakan waktu setidaknya 1 tahun lamanya hanya untuk memproduksi 1 kain Sumba! Hal tersebut dikarenakan untuk membuat kain Sumba ini sendiri sangat susah didapat,” lanjutnya.


“Nggak heran kenapa kain Sumba bisa sangat mahal, worth it sih! Yuk siapa yang minat borong kain Sumba dan merasakan kemewahannya? #KelanaKarin,” sambungnya.


Reporter : Hafid Arsyid

Redaktur : Paskalis Yuri Alfred

RELATED NEWS