Dear Diary

Kulawan Ketakutan, Aku Yakin Bisa Meraih Impianku

 Ilustrasi pria dan wanita bekerja. Foto: Microgen/Elementsenvato
Ilustrasi pria dan wanita bekerja. Foto: Microgen/Elementsenvato

GenPI.co - Meninggalkan kota kelahiran dan mencari peruntungan baru di ibu kota awalnya membuat aku sangat ragu karena takut.

Namun, bagaimanapun caranya aku harus mencoba melawan rasa tersebut dan memiliki kehidupan yang baru.

BACA JUGA: Giant Gelar Promo Besar-Besaran, Diskon Sampai 35 Persen

Banyak orang mengatakan ibu kota kejam. Sepertinya ungkapan tersebut salah.

Sebab, yang membuat kota tersebut menjadi seperti yang dikatakan adalah orang yang tinggal di situ, bukanlah kotanya.

loading...

"Pemberhentian terakhir adalah Stasiun Gambir. Perhatikan barang bawaan Anda dan hati-hati melangkah, terima kasih," bunyi pengumuman di gerbong kereta stasiun tujuanku. 

"Ah, selamat datang di tempat tujuanmu, Luna" aku mengucap dalam hati sambil menghela napas panjang saat melangkah turun dari gerbong kereta yang kunaiki.

"Woi, lelet amat lo jalan. Di belakang antre panjang. Emang ini jalan punya bapak lo?" ucap nada tinggi seorang bapak sambil mendorongku.


Reporter : Asahi Asry Larasati

Redaktur : Ragil Ugeng

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Dear Diary Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING