Kapan Waktu yang Tepat Untuk Break Pacaran?

ilustrasi: Break sementara dengan pasangan membuat hubungan menjadi berkualitas ( foto: pixabay)
ilustrasi: Break sementara dengan pasangan membuat hubungan menjadi berkualitas ( foto: pixabay)

GenPI.co - Ladies, break dalam sebuah hubungan pacaran bukan berarti putus. Kadang, keputusan “berpisah sementara” ini harus dibuat oleh kedua belah pihak ketika hubungan mereka sedang bermasalah tapi belum atau tidak ingin putus.

Masing-masing pihak bisa memanfaatkan momen break untuk menjernihkan pikiran yang mumet akibat segala perkara pacaran serta merenung untuk mencari jawaban atas permasalahan dan memikirkan masa depan dari hubungan itu sendiri.

BACA JUGA: 3 Penyebab Stres Setelah Putus Cinta, Nomor 1 Jarang Disadari

Tak jarang, break digunakan untuk menikmati waktu menjadi diri sendiri tanpa campur tangan kehadiran pasangan. Misalnya, menghabiskan waktu lebih banyak bersama keluarga di rumah atau pergi liburan bersama sahabat terdekat yang mungkin sempat jarang berkontak karena Anda sibuk pacaran.

Sederhananya, break dapat menjadi cara yang baik untuk menyadari dan menghargai keberadaan pasangan dalam hidup Anda selama ini. 

loading...

Sebaliknya, jika nanti setelah break Anda berdua justru menganggap bahwa solusi terbaiknya adalah putus, mungkin itu adalah yang terbaik. 

Dilansir dari laman hellosehat (18/12) Berapa lama jeda pacaran yang Anda berdua butuhkan tentu harus dibuat atas kesepakatan bersama, setelah berdiskusi baik-baik. Pastikan juga untuk menegaskan apa maksud sebenarnya dari break tersebut.

Meski demikian, Anda tidak disarankan untuk break pacaran terlalu lama. Sebab break yang terlalu lama bisa bikin Anda dan pasangan lama-lama terlena dan lupa diri atas tujuan awal kenapa memutuskan “pisah sementara”. 


Redaktur : Landy Primasiwi

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Baca Buku Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING