
Misalnya, "saya pengin punya rumah lantai 2 yang punya konsep yang berbeda atau saya mau rumah yang ada lahan kosong di belangkangnya, supaya saya bisa membangun rumah untuk anak saya".
Nah, hal-hal yang seperti itu yang saya dengar dari lingkungan terdekat saya. Jadi, misalnya seperti karyawan saya, karena mereka lebih jujur kepada saya.
Langkah selanjutnya adalah, saya harus bilang ke istri saya bahwa "kamu mau nggak tinggal di rumah ini? dengan desain seperti ini?" Kalau dia mau, rumah itu berarti layak untuk dijual.
BACA JUGA: Investasi Bodong Bikin Khawatir, Tipsnya agar Terhindar Penipuan?
Buat saya begini, nilai ekonomis itu akan sejalan dengan kepuasan. Jadi kalau pelanggan puas, kita senang, nilai ekonomis yang kita dapatkan akan sebanding. (*)
Jangan sampai ketinggalan! Kamu sudah lihat video ini ?
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News