Sempat Digdaya, Taliban Disebut Mulai Kehabisan Napas

Sempat Digdaya, Taliban Disebut Mulai Kehabisan Napas - GenPI.co
Mantan Mujahidin memegang senajata untuk mendukung pasukan Afghanistan melawan Taliban. Foto diambil di Provinsi Herat, 10 Juli 2021. (Foti: Jalil Ahmad/Reuters)

GenPI.co - Serangan Taliban di Afghanistan secara bertahap kehabisan napas karena kelompok itu tidak memiliki sumber daya untuk mengambil alih kota-kota besar.

Hal itu dikatakan seorang pejabat senior di kementerian luar negeri Rusia yang dikutip  kantor berita Interfax pada hari Kamis (6/8).

Alexander Vikantov, wakil kepala informasi dan pers di kementerian itu, mebeber contoh-contoh di mana pasukan pemerintah Afghanistan dapat merebut kembali beberapa distrik yang direbut oleh Taliban bulan lalu.

BACA JUGA:  Taliban Makin Beringas, Hujan Peluru Semalaman di Lashkar Gah

Kendati demikian ia tidak menafikan bahwa aksi-aksi militer besar yang dilakukan Taliban pada  bulan ini di dekat pusat-pusat provinsi besar.

"Taliban kekurangan sumber daya untuk mengambil alih dan menguasai kota-kota besar termasuk ibu kota, Kabul. Serangan mereka secara bertahap kehabisan tenaga," katanya.

BACA JUGA:  3 Roket Meluncur dari Lebanon, Balasan Israel Tak Kalah Gencar

Dia menambahkan bahwa Rusia akan terus mendesak untuk melakukan pembicaraan damai.

Keuntungan teritorial cepat Taliban di daerah pedesaan Afghanistan selama beberapa bulan terakhir membuat banyak orang lengah, terutama pemerintah Afghanistan.

BACA JUGA:  Serangan Udara Israel Bertubi-tubi, Lebanon Dihajar Tanpa Ampun

Sementara kecepatan serangan itu melambat, para pejuang pemberontak telah mengalihkan perhatian mereka ke pusat-pusat kota.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara