Human Right Watch Menguak Kekejaman Taliban, Tak Dapat Dimaafkan

Human Right Watch Menguak Kekejaman Taliban, Tak Dapat Dimaafkan - GenPI.co
Human Right Watch Menguak Kekejaman Taliban, Tak Dapat Dimaafkan. Ilustrasi. (Foto: NDTV)

GenPI.co - Human Rights Watch (HRW) menguak kekejaman Taliban terhadap petugas keamanan negara dari pemerintah sebelumnya.

Diungkapkan, lebih dari 100 polisi dan petugas intelijen di Afghanistan telah terbunuh atau hilang dalam aksi para pejabat Taliban.

Human Rights Watch (HRW) telah mendokumentasikan pembunuhan atau penghilangan 47 mantan anggota Pasukan Keamanan Nasional Afghanistan (ANSF) - personel militer, polisi, anggota dinas intelijen, dan milisi.

BACA JUGA:  Kemurahan Hati Qatar Bikin Hamas Menarik Napas Lega

Para petugas itu menyerah atau ditangkap oleh pasukan Taliban antara 15 Agustus dan 31 Oktober.

Kelompok hak asasi mengumpulkan informasi yang dapat dipercaya tentang lebih dari 100 pembunuhan dari provinsi Ghazni, Helmand, Kandahar, dan Kunduz saja.

BACA JUGA:  Presiden Iran Telepon Macron, Singgung Soal Pengiriman Tim Penuh

“Amnesti yang dijanjikan pimpinan Taliban tidak menghentikan komandan lokal untuk mengeksekusi atau menghilangkan mantan anggota pasukan keamanan Afghanistan,” kata Patricia Gossman, direktur asosiasi Asia di Human Rights Watch.

Dia mengatakan bahwa Taliban memiliki Beban untuk mencegah pembunuhan lebih lanjut.

BACA JUGA:  Negosiator Eropa Nilai Keseriusan Posisi Iran, Jangan Main-main

“Meminta pertanggungjawaban mereka yang melakukan kekejaman itu dan memberi kompensasi kepada keluarga korban,” ujar Gossman

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya